Bikin Geger, Buku ‘Zina’ Toge Aprilianto Ditarik dari Peredaran

Ini buku 'Zina' yang menghebohkan

BUKU PACARANPOJOKSATU – Buku berjudul ‘Saatnya aku Belajar Pacaran’ yang ditulis Toge Aprilianto menuai kecaman. Buku terbitan percetakan Brillian Internasional ini dinilai tidak mendidik bahkan berunsur zina.

Buku tersebut menuai hujatan karena di dalamnya bertuliskan kata-kata yang tidak layak untuk dibaca bahkan dinilai mengandung unsur zina. Berikut sedikit penggalan tulisan dalam buku tersebut.

“Sebetulnya, wajar kok kalo pacar ngajak kamu ML. Wajar juga kalo kamu ngajak pacarmu ML. Hal itu kan alamiah-naluriah. Jadi, itu justru pertanda kalo kamu dan/atau pacarmu masih punya energi buat terlibat dalam proses reproduksi, yang memang sewajarnya dimiliki oleh tiap makhluk hidup”.

Karena tulisan itulah kecaman mengalir begitu deras. Terutama dari pengguna jejaring sosial Facebook dan Twitter. Tak sedikit dari netizen menyatakan bahwa buku tersebut tidak layak untuk dibaca. Apalagi oleh para remaja, karena dapat merusak moral. Sebab, buku itu membolehkan orang berpacaran dengan gaya seks bebas atau zina.


Seperti yang diutarakan Wakil Ketua Komite 3 DPD RI yang juga aktivis sosial dan pengurus DPP IKAPPI Fahira Idris di akun twitter pribadinya dengan nama user @fahiraidris yang bercuit “Berapa Ribu/ Juta Mental Remaja #Indonesia yg Sudah Berhasil SUKSES DIRUSAK #Toge melalui Buku Psikologi Remaja ini??” ungkapnya.

buku zinah

Cuitan Fahira disambut oleh beberapa para netizen salah satunya Fitrah Rahmat juga ikut menghujat buku tersebut dengan menuliskan Buku “Sampah Uni! Pnulisannya pun gak ssuai kaidah bahasa yg baik” ungkapnya diakun @fitrah_rachmat.

Kabarnya buku ini sudah ditarik dari peredaran. Sang penulis buku Toge Aprilianto, juga sudah meminta maaf akun facebook pribadinya pada Rabu (4/2). Bahkan Toge siap mengembalikan semua uang yang diterimanya dari hasil penjualan buku itu. (lya)

Berikut permohonan maaf dari sang penulis yang dikutif dari akun facebooknya.

Kepada Yth Masyarakat Indonesia

Bersama ini, saya, Toge Aprilianto, sepenuh hati memohon maaf kepada masyarakat Indonesia atas kelalaian saya membuat buku “Saatnya Aku Belajar Pacaran”, yang sebagian isinya ternyata melanggar nilai-nilai agama.

Untuk itu, lewat media ini, saya menyatakan, mulai saat ini, tidak akan lagi menjual buku itu, dan saya bersedia mengembalikan uang pembelian buku itu bila ada teman yang telanjur beli dan ingin mengembalikan buku itu kepada saya.

Saya sungguh berharap masyarakat Indonesia yang budiman berkenan memaafkan kelalaian saya atas terbitnya buku tersebut. Selanjutnya, saya akan berusaha lebih waspada terhadap apa yang mungkin terjadi sebagai akibat dari apa yang saya lakukan.

Terima kasih atas evaluasi yang teman-teman sampaikan. Terima kasih atas kebaikan teman-teman yang bersedia mengingatkan kelalaian saya. Terima kasih.

Salam Maaf,

Toge Aprilianto