4 Penyebab Manusia Jadi Hantu Gentayangan

Ilustrasi hantu
Ilustrasi hantu
Ilustrasi hantu

POJOKSATU – Makhluk halus tak hanya dikenal di Indonesia. Hampir semua budaya di dunia percaya adanya makhluk halus, seperti hantu. Penampakan hantu selalu menjadi perbincangan publik. Hantu sering dikait-kaitkan dengan seseorang yang telah meninggal dunia.

Berikut ini empat penyebab hantu gentayangan:

1. Keinginan Tidak Tercapai
Alasan paling utama mengapa manusia yang sudah meninggal menjadi arwah penasaran atau hantu adalah keinginan yang tidak terkabulkan saat masih hidup. Hampir semua budaya di seluruh dunia mempercayai akan hal ini.

2. Kurang Percaya Hal Spritual
Beberapa kebudayaan mempercayai bahwa orang meninggal menjadi hantu karena dulunya ia tak mengikuti ajaran-ajaran spiritual. Inilah mengapa saat hidup disarankan untuk mengikuti berbagai kegiatan siraman rohani. Semua kegiatan rohani ini membantu orang untuk memiliki kehidupan yang lebih seimbang dunia dan juga akhirat. Manusia yang memiliki keseimbangan dalam hidup maka akan tenang pula hidupnya di alam akhirat nanti.


3. Keserakahan
Seseorang yang terlalu serakah dan terobsesi akan hal-hal keduniawian dan materi akan memiliki kesempatan lebih besar untuk jadi hantu atau arwah penasaran. Sama seperti alasan pertama yakni tentang keinginan yang belum terkabulkan, hal-hal keduniawian yang masih melekat pada orang tersebut masih akan melekat sehingga jiwanya tak bisa pergi ke akhirat dengan tenang. Sekali lagi keserakahan dan hal-hal keduniawian memang jangan sampai didewakan. Seimbangkan selalu urusan dunia dan juga akhirat.

4. Pola Pikir Negatif
Orang yang memiliki pikiran selalu negatif akan meracuni diri mereka sendiri dengan hal-hal negatif. Kemarahan, dendam dan juga depresi juga bisa jadi alasan mengapa arwah tak bisa pergi dengan tenang meninggalkan dunia. Untuk itu sangat dibutuhkan pikiran yang selalu positif agar semua hal di dunia ini bisa berjalan dengan baik. (one)