PARAH! Harga Bawang Merah Melejit 50 Persen, Pak Gubernur Masih Santai, Ini Penyebabnya

Bawang Merah
Ilustrasi bawang merah

POJOKSATU.id, PALEMBANG – Kenaikan harga beberapa kebutuhan bahan pokok jelang Ramadan sulit terkendali.

Empat komoditi jadi perhatian pemerintah lantaran ketersediaan yang terbatas yakni daging, cabai, bawang merah, dan gula pasir. Bawang merah sudah menyentuh harga Rp 50 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp 25 ribu.

Kenaikan harga bawang merah di Sumsel terjadi akibat keterbatasan pasokan. Badan Urusan Logistik (Bulog) sudah memesan bawang merah sebanyak delapan tapi mengalami kerusakan.

”Karena itu, dilakukan order (pemesanan lagi,red),” ungkap Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, ditemui di Kantor Gubernur, sore kemarin. Menurutnya, bawang yang didatangkan Bulog dari Brebes, Jawa Tengah, itu banyak yang busuk karena lama di perjalanan.


Saat ini,  kata Alex, bawang yang diorder ulang sedang dalam perjalanan menuju Palembang. Dalam waktu dekat, kemungkinan sudah sampai dan bisa langsung di didistribusikan kepada masyarakat.  ”Waktu dekat akan segera sampai,” katanya.

Selain bawang, lanjut Alex, stok pangan masih  relatif aman. Meski begitu, ada beberapa komoditi yang masih perlu dilakukan penambahan stok. Baik mendatangkan dari  daerah lain atau impor seperti daging, cabai dan bawang.

“Kalau impor kebijakan pusat. Nah, dari 10 ribu ton daging sapi impor, kita (Sumsel, red) kedapatan berapa belum tahu,” katanya.

(yun/air/ce1/sam/jpnn)