Harga BBM Turun, Tapi Kok Cuma Sedikit? Ini Alasannya

Harga BBM
ilustrasi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Menteri ESDM Sudirman Said akan mengumumkan penurunan harga BBM periode 1 April 2016-30 Juni 2016 meski tidak signifikan.

“Harga BBM sedikit lagi diumumkan. Tapi sebagai prinsip nomor satu, kita ingin menjaga kestabilan harga, tidak ada naik turun harga yang berlebihan,” kata Sudirman usai pelaporan SPT pajak di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (28/3/2016).

Sudirman menjelaskan, penurunan harga BBM tidak akan berdampak signifikan terhadap harga barang-barang kebutuhan masyarakat.

“Lihatlah seluruh studi, apakah penurunan harga BBM serta merta menurunkan harga-harga pada umumnya? Sedikit sekali dampaknya,” jelas Sudirman.


Sebaliknya, kenaikan harga BBM sedikit saja dapat membuat harga barang-barang secara umum ikut mengalami kenaikan.

Masyarakat menengah ke bawah adalah pihak yang paling dirugikan oleh kenaikan tersebut.

“Sementara kalau harganya naik sedikit saja harga barang-barang langsung naik. Yang paling kena dampaknya adalah masyarakat paling bawah,” Sudirman menambahkan.

Hal inilah yang menjadi pertimbangan harga BBM tidak akan diturunkan terlalu jauh. Pasalnya jika nanti ada kenaikan kembali karena terdorong harga minyak dunia maka yang akan terimbas adalah harga kebutuhan barang.

Masyarakat dipastikan akan menjerit jika kenaikan BBM terlalu tinggi.

(sta/pojoksatu)