Bingung Pilih Investasi Tepat? Reksadana Saham Jawabannya

POJOKSATU.id – Apakah saat ini Anda sedang mencari jenis investasi yang tepat? Tahukah Anda tentang jenis investasi reksadana? Ternyata, ada berbagai macam investasi yang bisa dilakukan.


Ketika Anda bingung memilih investasi mana yang cocok untuk Anda, perlu dipahami dulu tentang berbagai jenis investasi yang bisa Anda pilih. Salah satu yang paling populer adalah reksadana saham.

Untuk mengetahui lebih lanjut, akan dijelaskan secara lengkap sebagai berikut ini. Sekarang ini makin banyak jenis investasi yang bisa dilakukan.

Sebenarnya tujuan utama dari investasi ini adalah mencapai kebebasan finansial. Apa saja jenis investasi yang bisa Anda pilih, serta bagaimana peluang dan resikonya? Simak penjelasan berikut.


Durasi Investasi

Secara garis besar, investasi adalah kegiatan dimana investor menempatkan modal kepada suatu lembaga, kemudian nantinya investor tersebut akan mendapatkan keuntungan dalam kurun waktu tertentu. Investasi juga biasa disebut dengan penanaman modal karena memang diharapkan memberikan keuntungan di masa depan.

Ketika melakukan investasi, biasanya memang akan dikembangkan oleh pihak pengelola, keuntungan akan diberikan kepada investor sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Berikut ada 2 jenis durasi dalam melakukan investasi:

1. Investasi Jangka Pendek

Seperti namanya, investasi ini hanya berlangsung singkat. Biasanya investasi jenis ini digunakan untuk kebutuhan dalam waktu dekat.

Berikut poin penting tentang investasi jangka pendek:

● Biasanya investor menggunakan investasi jangka pendek untuk persiapan pernikahan, biaya perawatan rumah sakit, tambahan anggaran untuk membeli rumah, serta berbagai kebutuhan waktu dekat lainnya.

● Investasi jenis ini juga memiliki risiko.

● Investor disarankan untuk selalu memantau pergerakan saham.

2. Investasi Jangka Panjang

Berbeda dengan investasi jangka pendek, jenis investasi ini memiliki tujuan untuk memberikan dana untuk masa depan, baik itu untuk pemenuhan kebutuhan atau darurat.

Berikut poin penting terkait investasi jangka panjang:

● Investasi jangka panjang bisa digunakan untuk biaya haji serta keinginan lain.

● Tujuan lain investasi ini adalah untuk memperoleh pendapatan pasif dari bunga sewa, dividen, serta bunga.

● Agar bisa maksimal dalam meraih keuntungan, biasanya investor akan menanam modal dalam jumlah yang cukup besar.

● Investasi jenis ini juga bisa menggunakan modal yang relatif kecil, namun keuntungan yang diperoleh tidak akan maksimal.

Jenis Investasi

Setelah membahas soal durasi investasi, sekarang saatnya Anda untuk mengetahui tentang jenis investasi yang banyak digunakan.

1. Saham
Ini adalah jenis investasi yang paling populer belakangan ini. Bagaimana cara melakukan investasi saham? Pertama, Anda harus membeli saham di bursa efek, kemudian tergantung dari berapa banyak saham yang Anda beli, nanti Anda akan mendapatkan persentase hak kepemilikan perusahaan dari saham yang telah dibeli.

Keuntungan investasi saham:

– Anda akan mendapatkan potensi keuntungan dari capital gain yang bisa dipantau setiap waktu. Ini berarti harga saham bisa berubah kapan saja.

– Selain capital gain, Anda juga akan mendapatkan potensi keuntungan dividen, dimana Anda akan mendapatkan keuntungan dari pembagian keuntungan perusahaan. Hal ini disesuaikan dengan jumlah persentase saham.

Risiko investasi saham:

– Keuntungan yang didapatkan dari investasi ini cenderung tidak menentu.

– Jika tidak berhati-hati dalam melihat tren pasar, maka akan mengalami kerugian

2. Deposito
Investasi satu ini juga merupakan salah satu jenis investasi favorit karena risikonya rendah. Keuntungan investasi deposito:

– Cara investasi mudah dan tidak berbelit-belit

– Tidak perlu memantau

Risiko investasi deposito:

– Bunga sangat rendah

– Bisa ditarik dengan syarat dan ketentuan berlaku.

3. Obligasi

Obligasi memiliki sedikit kemiripan dengan saham. Namun, obligasi memiliki keuntungan lebih bila dibandingkan dengan saham. Keuntungan investasi obligasi:

– Keuntungan yang didapatkan atau jumlah uang yang didapatkan cenderung lebih pasti.

– Bisa diambil sebelum jangka waktu yang ditentukan dengan penjualan kembali di pasar sekunder.

Risiko investasi obligasi:

– Risiko likuiditas, dimana akan sangat terpengaruh oleh inflasi dan suku bunga

– Risiko gagal bayar

– Risiko perubahan aturan

4. Reksadana

Investasi reksadana juga menjadi opsi yang diminati oleh investor. Dana investasi dari para investor akan digabungkan dan diinvestasikan di pasar modal.

Ada beberapa jenis reksadana yang memiliki tujuan, keunggulan, serta risiko yang berbeda. Keuntungan investasi reksadana:

– Memiliki diversifikasi aset

– Risiko bervariasi dan keuntungan kompetitif

Risiko investasi reksadana:

– Risiko penurunan nilai

– Risiko ekonomi dan politik

– Risiko wanprestasi

– Risiko likuiditas

Keuntungan dan Manfaat Reksadana Saham

Investasi pasti memiliki nilai positif dan juga negatif. Salah satu yang akan dibahas lebih dalam di bagian ini adalah keuntungan bila melakukan investasi reksadana dalam bentuk saham.

Reksadana saham adalah jenis investasi yang mengalokasikan 80 persen portofolio pada produk saham. Reksadana saham ini berpotensi menguntungkan.

Bila Anda ingin mengembangkan kekayaan, maka menabung saja tidaklah cukup. Dengan menyimpan uang di bank dalam jangka waktu yang lama bisa membuat rugi karena kemungkinan inflasi.

Oleh karena itu, Anda perlu melakukan investasi lain, yaitu dengan reksadana. Investasi ini memberikan banyak keuntungan. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Modal Terjangkau

Jika Anda berpikir bahwa melakukan investasi harus memiliki modal besar, maka Anda salah besar. Jika Anda melakukan investasi di reksadana saham, Anda tidak harus memiliki modal dalam jumlah besar.

Anda bisa membeli saham dengan modal terjangkau sesuai preferensi. Karena pembelian yang terjangkau, kini siapapun bisa memulai investasi jenis ini. Anda juga bisa membeli reksadana via online.

2. Manajer Investasi

Salah satu alasan kenapa orang ragu untuk melakukan investasi adalah karena tidak ada yang membantu mengelola. Jika Anda melakukan investasi di reksadana, investasi Anda akan dikelola oleh manajer investasi.

Kelebihan ini tidak akan Anda dapatkan pada jenis investasi yang lain. Ini yang membuat reksadana menjadi pilihan yang tepat untuk investasi yang lebih terpercaya.

3. Potensi Return Tinggi

Dibandingkan dengan jenis investasi reksadana lain, jenis investasi reksadana saham memberikan potensi return yang cukup tinggi.

Perlu Anda ketahui, jenis investasi ini termasuk ke dalam jenis jangka panjang, sehingga pasti membutuhkan waktu yang relatif lama untuk mendapatkan keuntungan.

Selanjutnya, hal lain yang perlu Anda catat adalah, tidak masalah ketika awal investasi nilainya tidak meningkat. Tunggu setelah beberapa tahun, maka nilai return akan meningkat.

4. Bebas Potongan Pajak

Sampai saat ini, belum ada peraturan terkait dengan pemotongan pajak saat melakukan investasi reksadana.

Oleh karena itu, keuntungan yang Anda dapatkan juga penuh tanpa ada potongan pajak. Namun manajer investasi menarik fee dari investor untuk pengelolaan reksadana.

5. Sistem Fleksibel

Reksadana masuk ke kategori investasi yang fleksibel, dimana Anda bisa dengan mudah menukar atau menjual kembali dengan produk lain.

Keuntungan ini tidak akan didapatkan di jenis investasi lain, saham misalnya, karena bergantung dengan saham yang dibeli.

6. Terdaftar dan Diawasi oleh OJK

Anda tidak perlu khawatir ketika melakukan investasi reksadana karena semuanya sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Anda bisa melakukan pembelian secara langsung di bank, via online, ataupun manajer investasi. Namun kembali lagi, Anda harus ingat bahwa investasi ini beresiko tinggi.

Pahami terlebih dahulu strategi manajemen keuangan dan investasi dengan baik.

Tips Melakukan Investasi Reksadana Saham

Jenis investasi reksadana memerlukan strategi. Berikut ini adalah tips agar Anda bisa mengoptimalkan investasi reksadana saham.

1. Investasi Dari Modal Kecil

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, investasi jenis ini memiliki resiko yang relatif tinggi. Oleh karena itu, sebagai awalan coba untuk memulai dengan modal atau nominal yang kecil terlebih dahulu.

Ini akan membuat resiko yang ditimbulkan juga relatif kecil. Nanti bisa sudah benar-benar paham akan pengelolaan investasi ini, maka bisa menambahkan nominal.

2. Mempelajari Reksadana

Walaupun dalam reksadana terdapat manajer investasi, alangkah baiknya bila Anda juga mempelajari detail mengenai reksadana.

Pengetahuan tentang reksadana harus selalu ditingkatkan, contohnya Anda bisa mempelajari tentang faktor yang mempengaruhi nilai reksadana.

3. Pengalaman Investasi

Terkadang ada beberapa hal yang hanya bisa dipelajari setelah mengalami langsung. Dari pengalaman ini, maka Anda bisa langsung menerapkan ilmu yang telah dipelajari.

Disinilah nanti ada proses evaluasi dan perbaikan. Ini sama halnya dengan investasi. Pengalaman melakukan investasi akan membuka lebih banyak kesempatan karena Anda melakukan eksekusi secara langsung.

Bila Anda mengalami masalah, Anda juga akan segera mencari solusinya.

4. Memperhatikan Biaya

Ketika Anda memutuskan untuk membeli produk investasi reksadana, Anda jangan cuma fokus pada harganya saja, namun juga pada biaya yang melekat saat dilakukan transaksi reksadana.

Biaya yang perlu Anda perhatikan adalah fee switching, fee beli, dan fee jual. Untuk besarannya masing-masing berbeda, tergantung dari kebijakan penerbit.

5. Memilih Produk yang Sesuai

Ketika memilih reksadana, Anda harus mengetahui apa yang menjadi kebutuhan Anda saat ini sehingga Anda ingin berinvestasi di reksadana.

Jangan cuma fokus pada return yang tinggi, namun pertimbangkan yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan.

Investasi Reksadana yang Tepat? Pilih DBS Treasures

Setelah membaca dan memahami penjelasan di atas terkait jenis-jenis investasi. Anda tidak perlu bingung ketika memilih mana investasi reksadana yang sekiranya cocok untuk Anda.

Selain itu, Anda dapat berkonsultasi dengan tim ahli DBS Treasures terkait dengan reksadana yang tepat untuk Anda dan juga seluruh persyaratan yang perlu disiapkan.

DBS Treasures merupakan perbankan prioritas yang bermitra dengan Manajer Investasi yang menerbitkan dan mengelola reksadana.

Selain itu, kamu bisa dengan mudah menggunakan fitur Aplikasi digibank by DBS. Berikut adalah kelebihan investasi di DBS Treasures yang bisa Anda rasakan:

● Pengelolaan investasi oleh profesional

Semua pilihan investasi akan dikelola oleh Manajer Investasi berpengalaman untuk mengoptimalkan kinerja produk.

● Dapatkan wawasan untuk memandu Anda berinvestasi

Didukung tim ahli finansial yang andal dan proaktif menyampaikan analisa pasar serta peluang terkini yang telah disesuaikan dengan preferensi dan profil Anda.

● Mengurangi risiko melalui diversifikasi

Diversifikasikan penyebaran dana Anda ke berbagai jenis aset investasi untuk mengurangi risiko.

● Kemudahan transaksi via Aplikasi digibank by DBS.

Beli, jual, switching dan proses registrasi SID sangat mudah. Ada beragam pilihan reksadana baik dari fund house atau manajer investasi dan kategori produk reksadana.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa mengakses link berikut ini https://www.dbs.id/id/treasures-id/investasi/apa-itu-reksadana-dan-saham.

Investasi reksadana saham bukan lagi menjadi hal yang sulit untuk dilakukan. Jangan sampai Anda melewatkan kesempatan untuk mendapat keuntungan yang tinggi melalui investasi reksadana.

Jangan khawatir dengan hal-hal lain, cukup pahami kebutuhan Anda mulai berinvestasi dengan yakin bersama DBS Treasures. (adv/pojoksatu)