Pempek Juara di Bogor, Kemudahan Buka Usaha di Halaman Alfamart

Buka Usaha di Halaman Alfamart
Buka Usaha di Halaman Alfamart

POJOKSATU.ID, Bogor – Di tengah penjual makanan khas Bogor yang menjamur, seperti laksa, toge goreng, dan asinan, ada satu pengusaha UMKM yang justru menjual makanan yang jauh berbeda dengan yang sudah ada. Hilman (43) menjual makanan khas Palembang di Bogor, yakni pempek.


Bermula dari pengamatannya kalau di Bogor, tempat tinggalnya, belum ada penjual pempek dengan harga terjangkau namun kualitas rasa tinggi, ia dan istrinya pun mencoba menjual pempek dengan format gerobak.

“Kalau pun ada, pempek dijual di restoran dengan harga yang lumayan tinggi. Saya ingin main di pasar yang lebih rendah, harga cuma 5000 rupiah tapi dapat rasa pempek yang sebenarnya,” buka Hilman.


Berbekal resep keluarga istrinya yang asal Palembang dan pengalamannya pernah bekerja di bidang F&B (makanan dan minuman) selama 13 tahun, ia beranikan membuka gerobak usaha pertamanya dengan nama Pempek Juara.

“Saya buka pertama pada tahun 2018 di dekat kampus IPB, lalu saya ingin kembangkan usaha ini. Saya cari-cari tempat dan ketemulah Alfamart yang ternyata menyewakan tempat berusaha,” jelasnya.

Tahun 2019 ia mulai menjadi penyewa tenant di Alfamart. Ia mengaku tidak sulit proses untuk menyewa tenant. Dari satu hingga kini ia mempunyai enam gerobak di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor.

Menurutnya, menyewa tempat usaha di Alfamart memberikan banyak keuntungan, yakni gerobak bisa ditaruh di tempat, relatif lebih aman dan fasilitas berjualan yang memadai.

Corporate Communication GM Alfamart, Nur Rachman menjelaskan bahwa salah satu dukungan Alfamart untuk UMKM adalah dengan memfasilitasi pengusaha UMKM untuk berjualan di depan atau halaman toko Alfamart.

“Banyak masyarakat yang ingin berusaha mandiri namun terkadang dihadapkan pada tersedianya tempat atau lokasi untuk memulai usahanya. Untuk itu Alfamart senang bisa memfasilitasi keinginan tersebut agar semakin banyak UMKM yang terbantu,” terang Nur Rachman.

Lebih lanjut ia menjelaskan keuntungan menjadi tenant di Alfamart antara lain; lokasi yang strategis karena Alfamart berdiri melalui proses survey target pasar yang mendetail, sudah ada traffic konsumen yang berbelanja ke Alfamart sehingga bisa menjadi pembeli potensial mereka, listrik maksimal 200 watt per kavling, dan air bersih.

Segala manfaat itu bahkan diberikan dengan biaya sewa yang sangat terjangkau, yakni antara 600 ribu hingga 800 perbulannya sesuai lokasinya.

Proses pendaftaran mudah, bisa mengajukan data diri di toko Alfamart, melalui https://tenant.alfamart.co.id/public/ dan bisa juga datang langsung ke kantor cabang bertemu dengan Branch Tenant Support (BTS).

Hilman mengatakan hal serupa, untuk UMKM yang bingung cari tempat, buka usaha di Alfamart ini sangat memudahkan, lokasinya bagus, serta pengunjungnya banyak. “Nyaman lah untuk kita usaha di depan Alfamart,” ujarnya.

Namun ia memiliki tips tersendiri dalam mencari lokasi tenant. Yang pertama Ia selalu memerhatikan banyaknya lalu lalang orang atau kendaraan di tempat tersebut.

Ke dua, apakah lahan parkir konsumen cukup memadai. Ke tiga apakah ada tenant lain sebelumnya disana yang punya kemiripan produk.

Dan yang ke empat posisi gerobak di sana juga diperhatikan, apakah yang paling dekat dengan jalan, tengah atau paling dekat dengan toko.

“Tim tenant Alfamart memberi masukan, tapi tetap kita survey sendiri sesuai dengan keinginan. Dan ternyata tidak mudah, karena banyak juga orang lain yang ingin memnbuka tenant di tempat yang sama, makanya kita harus cermat,” jelasnya.

Hilman kini menikmati gurih usaha pempeknya. Dari 6 gerobak tenant yang ia buka di Alfamart,bisa menghasilkan omzet rata-rata 50 juta rupiah tiap bulannya.

“Pandemi kemarin sempat membuat usaha ini kurang bisa melaju, tapi kini sedikit demi sedikit mulai membaik. Semoga mulai 2022 ini Pempek Juara makin punya banyak cabang,” tutupnya.

(adv/dia/pojoksatu)