Kenali Bisnis Dropship dan Trik Agar Untung Maksimal

POJOKSATU.id – Menjamurnya pertumbuhan marketplace dan e-commerce yang diikuti dengan strategi digital marketing melalui media sosial menjadi andil lahirnya banyak bisnis dropship di Indonesia.


Sejalan dengan itu, software pembayaran khusus dibutuhkan untuk kelancaran arus keuangan bisnis.
Bisnis online di Indonesia terbilang sangat menggiurkan.

Ada banyak jalan yang bisa dilakukan untuk memulai bisnis online, salah satunya adalah bisnis dropship. Kita bisa memulai dengan menjadi dropshipper di beberapa e-commerce.

Untuk memulainya, kita harus memahami terlebih dahulu esensi dan flow kerja bisnis dropship ini serta mengetahui cara kerja dropship agar meraup keuntungan maksimal.


Apa itu bisnis dropship?

Dropship adalah model bisnis online yang melibatkan supplier atau pemasok barang dan customer.
Skema kerjanya adalah seorang dropshipper akan menawarkan produk-produk milik supplier melalui media marketing yang dipilih.

Biasanya, para dropshipper akan memasarkan di media sosial milik mereka sendiri. Misalnya saja pesan grup di WhatsApp, Instagram, Facebook, TikTok, Twitter dan masih banyak lagi.

Peran utama dropshipper adalah menjadi jembatan antara supplier dan customer melalui strategi marketing terbaik agar saling menguntungkan, baik untuk dropshipper, supplier, dan juga customer.

Sekilas tidak ada perbedaan antara reseller dan dropshipper. Hanya terletak pada stok barang saja. Dropshipper tidak perlu menyimpan stok barang di gudang sehingga meminimalisir risiko kerugian akibat produk yang tidak laku.

Cara kerja dropshipper adalah dengan memasarkan suatu produk, bila ada buyer yang tertarik maka dropshipper segera menghubungi supplier untuk mengirimkan barang tersebut ke alamat buyer langsung dengan mengatasnamakan si dropshipper itu sendiri sehingga buyer tidak mengetahui apakah dia membeli langsung dari tangan pertama atau tidak.
Setiap harinya ada banyak lowongan dropshipper yang mudah ditemukan di marketplace, e-commerce, atau media sosial.

Keuntungan dropship

Berikut ini adalah keuntungan seorang dropshipper yang perlu diketahui sebelum akhirnya benar-benar berkecimpung di model bisnis online yang satu ini.

1. Bisnis dropship tanpa modal

Bisnis dropshipper terkenal sebagai bisnis online tanpa modal. Cara kerjanya yang cukup mudah yakni bila ada buyer yang tertarik sama produk yang kita tawarkan, maka kita hanya akan melanjutkan pesanan tersebut kepada supplier setelah buyer melakukan transfer online.

Untuk membeli produk dari supplier tersebut pun kita menggunakan uang yang sudah ditransfer oleh buyer, malah kita bisa langsung menerima keuntungan dari penjualan tersebut.

Selebihnya, tentang pengelolaan stok barang sampai pengemasan dan pengiriman barang akan dilakukan oleh supplier atau produsen.

Walaupun terlihat begitu mudah dan sangat menggiurkan, kita sebagai dropshipper dituntut untuk memiliki skill pemasaran yang mumpuni agar mudah menarik perhatian konsumen.

Karenanya, modal utama seorang dropshipper adalah mampu melakukan dan memiliki strategi marketing terbaik.

2. Tak perlu stok barang dan menyewa gudang

Karena seluruh pengemasan dan pengiriman barang dilakukan langsung dari supplier atau produsen kepada buyer, maka kita sama sekali tidak bersentuhan dengan produk yang dijual.

Dengan kata lain kita tidak perlu menyiapkan sejumlah ruang sebagai gudang stok barang.

3. Tingkat risiko kecil

Dengan tidak membeli produk dan menyimpan stok barang, maka potensi mengalami kerugian menjadi lebih kecil.

Jadi, kita tidak terlalu berpengaruh saat tren pasar sedang berganti, kita hanya perlu mencari supplier terpercaya sesuai produk yang sedang tren.

4. Bisa berjualan produk lebih dari 1 supplier

Keuntungan bisnis dropshipper ini adalah kita bisa menjual produk lebih dari satu jenis atau produk yang berasal lebih dari satu supplier.

Kita bisa menjual pakaian wanita dan laki-laki, menjual kebutuhan rumah tangga, sepatu hingga produk skincare dalam satu waktu.

Dengan catatan, kita memiliki strategi digital marketing terbaik agar meraup cuan yang banyak.

5. Memiliki waktu dan tempat berjualan yang fleksibel

Sama halnya dengan bisnis online lainnya, tak ada keterikatan waktu bekerja saat menjadi seorang dropshipper.

Kita sendiri yang mengatur waktu kita bekerja, kapan mulai bekerja hingga di mana tempat ternyaman kita untuk bekerja.

Hanya perlu memiliki komitmen untuk mempelajari strategi digital marketing dan menyempatkan waktu untuk membuat konten digital marketing, selebihnya kita bisa bekerja semau kita.

Cara menjadi dropshipper sukses

Untuk menghasilkan keuntungan yang maksimal, kita bisa menggunakan trik dan cara untuk menjadi dropshipper yang sukses berikut ini.

1. Bagaimana cara memilih produk untuk dijual?

Sebelum memulai, ada baiknya kita melakukan riset terhadap produk seperti apa yang akan kita jual nantinya.

Bila sulit untuk memutuskan, triknya adalah bisa menggunakan sistem analisis SWOT untuk mengetahui kelebihan, kekurangan, risiko, dan peluang bisnis dari setiap produk yang kita review.

2. Lakukan riset supplier

Untuk membantu menentukan produk, kita juga bisa mempertimbangkannya melalui pemilihan supplier terpercaya. Lakukan riset dari beberapa supplier yang telah dikumpulkan data-datanya.

Beberapa hal yang perlu diperiksa adalah produk apa saja yang ditawarkan supplier tersebut beserta range harganya.

Bagaimana cara pembayarannya, kualitas pengemasan produk, hingga ketentuan pengembalian barang atau refund bila terjadi kekeliruan dalam mengirimkan produk.

3. Bangun brand bisnis dan strategi marketing

Menciptakan identitas atau brand dari bisnis terbilang cukup penting. Meskipun taraf bisnis yang sedang dirintis ini masih pemula seperti bisnis dropship ini, tetap saja kita wajib memikirkan brand image dari bisnis kita.

Tujuan dibuatnya brand image bisnis adalah untuk merepresentasikan nilai bisnis kita. Beberapa di antaranya adalah mengelola situs atau website toko yang diintegrasikan ke media sosial.

Memiliki website bisnis sendiri bisa menjadi bagian dari strategi marketing kita untuk mendapatkan kepercayaan dari buyer.

4. Join dengan marketplace atau e-commerce

Ada banyak marketplace atau e-commerce yang memiliki fitur open dropship. Sebut saja Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak.

Kita hanya perlu mencari tahu supplier mana yang bisa dipercaya sebagai penyalur produk dan cara mengelola kolom dropship pada marketplace atau e-commerce.

5. Gunakan software pembayaran yang aman

Menggunakan software pembayaran khusus memudahkan para pebisnis, khususnya pebisnis pemula dalam mengelola keuangan bisnisnya tersebut.

Mulai dari melakukan transfer online, melakukan penjadwalan pembayaran, membayar tagihan, hingga mendapatkan laporan keuangan periode bisa kita dapatkan.

Salah satunya adalah Spenmo, sebagai software akuntansi terbaik ada banyak fitur keuangan yang bisa digunakan.

Kemudahan transfer online lokal dan non-lokal hingga luar negeri, schedule payment, laporan keuangan hingga mengubah saldo credit card menjadi saldo uang tunai.

Setelah mengetahui cara kerja dropshipper, keuntungan menjadi dropshipper dan trik untuk menjadi dropshipper sukses, apakah kita sudah siap untuk memulai bisnis ini? Semoga informasi ini bermanfaat, ya. (*/pojoksatu)