Nasgor Bapalo Tetap Eksis di Tengah Pandemi, Sekarang Buka Peluang Kemitraan dengan Syarat Mudah

Nasi Goreng (Nasgor) Bapalo eksis lewat online channel

POJOKSATU.id, JAKARTA- Salah satu merek kuliner nasi goreng dengan variasi topping tetap eksis walaupun dihantam pandemi Covid-19.


Nasi Goreng (Nasgor) Bapalo eksis lewat online channel meski dalam kondisi pembatasan yang ketat, namun tetap bisa menyapa konsumen di segmen kelas menengah.

Tak heran, jika brand besutan Founder dan CEO PT Multi Kuliner Nusantara, Alvian Pradana siap menjadi destinasi kuliner alternatif di Jabodetabek.

Alvian Pradana mengatakan, ide awalnya merintis nasi goreng berasal dari salah satu merek nasi goreng di daerah Jawa Tengah yang sangat terkenal dengan konsep ambil sepuasnya.


“Saya sendiri juga suka dengan nasi goreng, ketika diimpementasikan di pasar Jabodetabek, tidak cocok dengan situasi pandemi karena adanya pembatasan untuk kuliner makan ditempat, saya berfikir konsep ambil sepuasnya ini tidak bisa dinikmati dengan online delivery. Akhirnya, kami mengganti formula konsep yang sesuai dengan kondisi pandemi. Respon pasarnya sangat baik,” kata Alvian dalam keterangannya, Senin (24/1/2022).

Menurut Alvin, dari sisi produk Nasgor Bapalo mempunyai keunggulan yakni dari segi konsep, rasa, dan varian produk disusun dengan formula pandemi yang lebih mengedepankan takeaway dan online delivery.

“Sehingga kami tidak membutuhkan tempat yang luas sekelas resto namun dengan omset yang maksimal karena memanfaatkan exposure dari online food gofood grabfood shopeefood traveloka eats,” ujarnya.

Alvian juga mengungkapkan bahwa bisnis yang digelutinya ini sangat memperhatikan kualitas rasa dan variasi topping-topping yang tidak biasa pada umumnya nasi goreng.

Salah satunya seperti nasgor gila dengan topping sosis otak-otak telur yang diacak-acak dan diberi saus spesial, ada nasi goreng matah, nasi goreng korea dengan topping dumpling korea ditambah saus buldak, ada juga nasgor burger dengan topping daging burger asli.

Agar bisnis bisa dikembangkan ke berbagai kota, kata dia, maka konsep yang diusung adalah kemitraan autopilot.

Di mana investor hanya menyediakan dana sesuai dengan nilai investasi dan beberapa item yang belum masuk di paket kemitraannya seperti sewa lokasi, dan lainnya.

“Kami membuka peluang kemitraan untuk mitra-mitra yang sifatnya memiliki dana lebih dan masih ada kegiatan utamanya diluar namun ingin punya usaha, atau orang yang sudah memasuki masa pensiun ingin mendapatkan passive income ketika hari tua, sehingga dengan adanya konsep kemitraan kami akan menjadi solusi untuk mereka ditambah dari sisi produk adalah produk nasi goreng yang semua orang indonesia suka dengan nasi goreng. sehingga dalam operasional harian semua kami handle dan kami juga yang memutuskan, mitra cukup terima profit sharing,” ujarnya.

Adapun syarat menjadi mitra Nasgor Bapalo, katanya, cukup mudah,yaitu cukup memiliki dana investasi yang sesuai dengan lisensi, juga harus mempunyai titik lokasi yang sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan.

“Jika belum ada lokasi bisa kami bantu rekomendasikan sesuai dengan market dan keputusan kami,” katanya.

Selain itu, nilai investasi Nasgor Bapalo sebesar Rp 85jt untuk lisensi 5 tahun dan full equipment, namun ada modal kerja juga diawal untuk menjalankan sistem autopilot. Semua investasi diluar sewa dengan BEP rata2 dibawah 1 tahun.

Terkait dengan support system yang diberikan, Alvian menegaskan dari pusat tentunya full support karena ini sistem autopilot.

“Dari segi operasional dan marketing kami handle semua yang nantinya akan dibebankan ke operasional bulanan,” ujarnya.

Dengan konsep tersebut, Alvian sudah membuktikan beberapa outlet Nasgor Bapalo miliknya mencapai titik BEP dengan rata-rata 4 sampai 5 bulan atau dibawah 1 tahun. Terkait dengan penjualan online, semua full support dari Pusat.

“Karena sistem kami autopilot sehingga dari awal daftar online food sudah kami handle hingga pada saat operasionalnya juga. Pastinya dari pusat akan mengikuti semua campaign promo yang diadakan oleh platform online food,” tuturnya.

Karena itu, kata dia, walaupun bisnis ini dihandle Pusat karena sistem autopilot, namun mitra tetap bisa memantau operasional dengan diberikan akses cctv outlet 24 jam, akses sistem kasir untuk pantau omset real time 24 jam.

Tak hanya itu, di tahun 2022, Nasgor Bapalo akan fokus kembangkan kemitraan sebanyak-banyaknya dan seluas-luasnya.

“Dan istimewanya, kami akan report profit and loss per bulan untuk melaporkan performa masing-masing outlet,” ujarnya.

“Tahun 2022, peluang kemitraan kami buka khusus untuk wilayah Jabodetabek, tahun 2023 kami selanjutnya akan berekspansi ke kota di luar Jabodetabek,” pungkasnya.

(dhe/pojoksatu)