Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Diperkirakan Melemah

Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Seiring dengan tekanan pasar keuangan yang memberikan pengaruh negarif bagi aset berisiko, perdagangan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan melemah.

Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) saat ini posisi rupiah berada di level 14.844.

Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Atiston Tjandra menuturkan, pagi ini nilai tukar regional bergerak melemah terhadap dolar AS. Indeks saham regional juga mengalami tekanan.

Dijelaskan, pernyataan The Fed yang mengatakan bahwa ekonomi AS berisiko tertekan bila tidak ada stimulus lanjutan dari pemerintah, memberi tekanan ke aset berisiko pagi ini.

Diketahui, hingga sekarang pemerintah AS masih belum sepakat dengan parlemen untuk merilis stimulus paket kedua.

Di sisi lain, The Fed juga menjelaskan kemajuan pemulihan ekonomi AS yang mungkin menjadi faktor penguatan dolar AS pagi ini.

“Potensi pelemahan rupiah hari ini dengan kisaran 14.800-14.950,” ucapnya.

Lebih lanjut, Ariston mengatakan, pelemahan rupiah hari ini bisa tertahan karena adanya pengumuman hasil rapat moneter BI yang kemungkinan tidak ada perubahan suku bunga. Artinya, kemungkinan besar BI tetap mempertahankan pelonggaran moneter.

“Sikap BI ini mungkin bisa menahan pelemahan rupiah hari ini,” tandasnya.

(jpc/pojoksatu)