Soal Penerapan PSBB di Jakarta, Begini Respon Garuda

Pesawat Garuda Indonesia
Pesawat Garuda Indonesia

POJOKSATU.id, JAKARTA – Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra menanggapi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang akan kembali menerapkan PSBB.


Dikatakan Irfan sejauh ini pihaknya belum ada rencana untuk mengatur ulang penerbangan frekuensi penerbangan.

“Belum ada rencana,” katanya, dilansir JawaPos.com, Kamis (10/9).

Terkait pengaturan jumlah penumpang, disampaikan Irfan, perseroan masih menunggu kebijakan pemerintah. Saat ini, pihaknya masih menerapkan kebijakan rata-rata di bawah 50 persen dari kapasitas penuh pada setiap penerbangan.


“Kami masih tunggu apakah akan ada syarat tambahan untuk penumpang sehingga mereka dapat mempersiapkannya,” ucapnya.

Lebih lanjut, Irfan menuturkan pihaknya akan terus menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dan disiplin dalam eksekusi penumpang jika ada yang memiliki gejala Covid-19.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akhirnya membuat kebijakan tegas, menarik PSBB masa transisi menjadi pembatasan secara total.

Kebijakan PSBB total ini mulai berlaku dari Senin (14/9) mendatang. Hal itu seiring dengan angka penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang meningkat drastis di Ibu Kota.

Sehingga, mulai awal pekan mendatang seluruh kegiatan perkantoran, sekolah, ibadah, dan lain-lain akan kembali dilakukan dari rumah. Tempat hiburan ditutup lagi. Rumah makan tidak melayani makan di tempat. Transportasi umum pun kembali dibatasi jam operasional serta kapasitasnya.

(jpc/pojoksatu)