Kementerian PUPR Umumkan Penundaan Kenaikan Tarif Tol Jakarta-Bandung, Ini Alasannya

Tol Cipularang
Ilustrasi Tol Cipularang. foto Twitter

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kenaikan tarif Tol Jakarta-Bandung ditunda mulai berlaku hari ini Senin (7/9) pukul 00.00 WIB.


Keputusan penundaan ini disampaikan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Kenaikan tarif ditunda pada ruas Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang) sepanjang 56,1 kilometer dan ruas tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi) sepanjang 35,15 kilometer.

Seperti diketahui sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) memberlakukan kenaikan tarif untuk ruas Tol Cipularang dan Tol Padaleunyi yang mulai berlaku pada 5 September lalu.

Namun, pada akhirnya keputusan tersebut ditunda.


Disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit, penundaan kenaikan tarif tersebut berlaku hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan.

“Penundaan penyesuaian dilakukan atas pertimbangan kondisi sosial ekonomi dalam masa Pandemi Covid-19,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan, penundaan kenaikan tarif berlaku untuk semua golongan kendaraan. Dengan begitu, maka semua golongan kendaraan membayar sesuai dengan tarif semula.

Berikut tarif jarak terjauh untuk ruas Tol Cipularang:

Golongan I Rp 39.500
Golongan II Rp 59.500
Golongan III Rp 79.500
Golongan IV Rp 99.500
Golongan V Rp 119.000

Tarif jarak terjauh untuk ruas Tol Padaleunyi :

Golongan I Rp 9.000
Golongan II Rp 15.000
Golongan III Rp 17.500
Golongan IV Rp 21.500
Golongan V Rp 26.000

(jpnn/pojoksatu)