Kemensos Tambah Besaran BST Sebesar Rp 500 Ribu

Juliari Batubara

POJOKSATU.id, JAKARTA – Besaran bantuan sosial tunai (BST) untuk penerima bantuan pangan nontunai (BPNT) ditambah senilai Rp 500 ribu.


Namun, Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara menyampaikan, ada syaratnya. Dikatakan, penerima merupakan KPM BPNT non penerima program keluarga harapan (PKH). Yakni, 9 juta keluarga penerima manfaat (kpm) yang pure penerima BPNT.

Sebagai informasi, jumlah KPM peserta BPNT saat ini mencapai 20 juta dengan indeks bantuan Rp 200 ribu per bulan. Jumlah ini mengalami perluasan dari sebelumnya hanya 15,2 juta KPM.


Juliari Batubara berharap, tambahan bantuan ini dapat meringankan beban KPM Program Sembako non-PKH akibat pandemi Covid-19.

Lebih lanjut dikatakan, bantuan ini hanya sekali diberikan untuk Agustus. Artinya, pada bulan Agustus, KPM bakal menerima dana Rp 700 ribu.

Pihaknya mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4,5 triliun untuk tambahan bantuan tersebut. Dana BST untuk KPM BPNT non-PKH ini sudah dapat dicairkan mulai Senin (31/8) melalui himpunan bank pemerintah (Himbara). Yaitu bank Mandiri, Bank BNI, Bank BTN dan Bank BRI.

Disampaikan, para peserta dapat mengambil dana tersebut dengan menggunakan kartu BPNT masing-masing. Pihaknya pun memastikan, dana BST tersebut saat ini sudah sampai ke masing-masing kartu peserta.

Mengingat, masih dalam jejaring himbara yang dalam hitungan jam dana bisa sampai. “Jadi bisa tepat dan cepat,” katanya.

Juliari berharap, nantinya selain membantu daya beli masyarakat, BST tambahan ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi. Sehingga, perekonomian bisa bangkit kembali.

(jpc/pojoksatu)