Bantuan Subsidi Gaji Disebutkan Cair pada 25 Agustus

Menaker Ida Fauziah
Menaker Ida Fauziyah

POJOKSATU.id, JAKARTA – Bantuan subsidi gaji disebutkan bakal cair pada 25 Agustus ini. Hal ini diungkapkan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah usai menghadiri Dialog Kemerdekaan: Memerdekakan PMI Menuju Indonesia Maju oleh BP2MI, di Jakarta, Minggu (16/8).


“Insya Allah tanggal 25 Agustus ini,” katanya.

Disampaikan Menaker Ida Fauziyah, bantuan subsidi ini rencananya akan diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga akan menyerahkan bantuan secara simbolis pada pekerja penerima bantuan subsidi gaji.


Subsidi gaji tersebut diketahui akan diberikan kepada pekerja swasta dan pegawai pemerintah non pegawai negeri sipil (PNS) dengan pendapatan di bawah Rp 5 juta per bulan. Kemudian, wajib tercatat sebagai peserta aktif BPJamsostek.

Sebelum diberikan sebesar Rp 600 ribu selama 4 bulan pada masing-masing penerima, tim BPJamsostek akan melakukan validasi datanya, untuk kemudian diserahkan ke Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

Adapun subsidi dikucurkan setiap 2 bulan. Artinya, setiap pencairan pekerja penerima bantuan akan menerima sebesar Rp 1,2 juta. Dana akan ditransfer langsung ke rekening penerima bantuan subsidi gaji.

“Jadi, untuk subsidi September-Oktober akan kita berikan pada akhir Agustus ini,” ungkapnya.

Saat ini, pemerintah sendiri sudah mengantongi sekitar 12 juta nomor rekening (norek) calon penerima bantuan.

Terkait pemberian subsidi gaji ini, memang hanya diberikan pada peserta BPJamsostek sebagai salah satunya bentuk penghargaan kepada pekerja dan pemberi kerja yang selama ini telah menjadi peserta aktif.

Dalam kesempatan tersebut, Ida Fauziyah mengatakan, bagi pekerja yang tidak terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dan yang ter-PHK karena pandemi Covid-19 tak perlu risau. Menurutnya, mereka masih bisa mendapatkan bantuan sosial atau bantuan pemerintah lainnya.

Sebagai contoh, pekerja yang ter-PHK atau dirumahkan telah diprioritaskan untuk masuk dalam program padat karya dan program kartu prakerja. “Alhamdulillah batch 4 sudah memenuhi untuk 800 ribu peserta,” ungkapnya.

Sebagai informasi, program Karu Prakerja saat ini telah masuk gelombang V. Pendaftaran sudah dibuka sejak Sabtu (15/8) lalu.

Sama seperti gelombang sebelumnya, kuota pesertanya sama sebanyak 800 ribu orang. Pendaftaran dapat dilakukan secara online dan offline. Untuk online, calon peserta dapat mengakses laman resmi prakerja.go.id. Sementara, untuk yang daftar offline bisa datang ke kantor Kemenaker atau dinas ketenagakerjaan di daerahnya masing-masing.

(jpc/pojoksatu)