Punya Pasar Domestik, Presdir Lion Air Sebut Indonesia Masih Punya Prospek

gaji karyawan Lion Air, lion air
Lion Air/Ilustrasi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pandemi Covid-19 membuat industri penerbangan saat ini tengah diujung tanduk. Bahkan, salah satu bos maskapai plat merah menyebutkan akan ada maskapai yang berpotensi pailit, akibat tidak sanggup dalam mengatasi permasalahan ini.


Terkait hal ini, Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait menyebutkan, bisa saja benar, bisa juga tidak. Pasalnya, Indonesia sendiri memiliki pangsa pasar yang besar untuk urusan penerbangan.

“Sebenarnya Indonesia masih punya prospek karena punya pasar domestik,” katanya dilansir dari JawaPos.com.

Meski begitu, Edward tidak menampik bahwa industri penerbangan tengah terpuruk. Bahkan, banyak maskapai di negara tetangga, seperti Thai Airways yang menyatakan bangkrut.


“Jadi kami bersyukur karena punya potensi domestik, walaupun jujur, ngomong berat juga. Kami punya prospek kalau di bilang berdarah-darah semua juga berdarah-darah. Kami hanya dengan bergeliat seperti sekarang, kami punya aktivitas, kami bicara dengan mitra,” paparnya.

Dirinya pun menyebutkan, yang benar-benar terdampak adalah maskapai yang melayani penerbangan internasional. Pasalnya, masih banyak negara yang menutup negaranya untuk menerima wisatawan asing.

Saat ini, yang bisa pihaknya lakukan adalah menganilisa kondisi yang ada di lapangan. Dengan begitu, sedikit demi sedikit pun diharapkan industri penerbangan bisa pulih secepatnya.

Sementara peran pemerintah dalam penambahan pemberian stimulus pun diharapkan dapat memberi napas tambahan bagi industri penerbangan.

(jpc/pojoksatu)