Pemerintah Kembali Berikan Stimulus bagi Pelaku UMKM

Ilustrasi UMKM.
Ilustrasi UMKM.

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemerintah kembali memberikan stimulus fiskal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terdampak Covid-19 agar kegiatan ekonomi kembali bergerak.

Hal ini disampaikan Ketua Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin (BGS).

Dikatakan, ada dua program yang disiapkan pemerintah, dan diharapkan bisa difinalisasi dalam dua-empat pekan ke depan. Pertama adalah hibah (grant) untuk UMKM.

“Bantuan ini dalam bentuk grant, jadi bukan pinjaman. Rencananya kita berikan Rp 2,4 juta per orang,” katanya.

Adapun bantuan yang diberikan kepada pelaku UMKM tersebut diharapkan tidak hanya bisa digunakan menopang hidup pada masa pandemi, tetapi juga untuk memulai berusaha.

Disampaikan, pada tahap awal, Satgas telah mengidentifikasi 1 juta pelaku UMKM yang akan mendapatkan hibah ini. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri memberikan arahan agar target penerima hibah bisa mencapai 10 hingga 12 juta pelaku UMKM.

Sedangkan program kedua, yakni pinjaman berbunga rendah untuk pelaku UMKM. Pengusaha yang diprioritaskan mendapatkan kredit bunga murah ini adalah mereka yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) ataupun usaha rumah tangga.

Lebih lanjut, Budi Gunadi menuturkan, kedua program ini akan diintegrasikan. Awalnya Satgas akan memberikan hibah terlebih dahulu. Baru setelah usahanya hidup kembali, fasilitas kredit bunga murah ini digulirkan.

“Besarnya Rp 2 juta untuk masing-masing keluarga. Bisa kita tambahkan sesuai kebutuhan modal kerja,” tandasnya.

Pihaknya berharap, dua program ini bisa memenuhi arahan dari Presiden Jokowi. Yakni menjaga pendapatan masyarakat yang kehilangan pekerjaan, serta memberikan modal kerja yang produktif sehingga aktivitas ekonomi kembali bergerak.

(jpc/pojoksatu)