Dikabarkan Berhenti Beroperasi, Lion Air Group : Tidak Benar

gaji karyawan Lion Air, lion air
Lion Air/Ilustrasi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Mulai Juli ini, maskapai penerbangan Lion Air Group mulai menaikkan kapasitas penerbangan.


Corporate Communication Strategic Danang Mandala Prihantoro menuturkan, hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk memenuhi permintaan penerbangan domestik yang mulai meningkat.

Sehingga, kata Danang, tidak benar jika ada informasi yang mengatakan Lion Air Group berhenti beroperasi.

“Jadi, tidak benar jika ada informasi yang mengatakan Lion Air Group berhenti beroperasi. Terkait informasi yang beredar ini sedang ditelusuri sumbernya,” katanya.


Lebih lanjut, Danang menuturkan, Lion Air Group melayani penerbangan berjadwal dari dan menuju kota-kota besar, bahkan hingga setingkat kecamatan/kabupaten.

“Lion Air Group akan terus melayani dan mengembangkan rute-rute lainnya seiring permintaan layanan transportasi udara,” ucapnya.

Pihaknya pun optimistis, tren perjalanan udara akan terus membaik dan meningkat sejalan kemudahan persyaratan bepergian menggunakan pesawat udara bagi penumpang. Lion Air Group menjamin mereka tetap menerapkan protokol kesehatan.

Sehingga, setiap operasional memenuhi unsur-unsur keselamatan, keamanan (safety first), dan tidak menyebabkan penyebaran Covid-19. Lion Air Group mempersiapkan semua armada sesuai kebutuhan, terdiri dari tipe Boeing 737-800NG, Boeing 737-900ER, Airbus 320-200CEO, Airbus 320-200NEO, Airbus 330-300CEO, Airbus 330-900NEO, ATR 72-500 dan ATR 72- 600.

Dalam kondisi masa waspada pandemi Covid-19, Danang menambahkan, Lion Air Group secara konsisten menjalankan proses sterilisasi, kebersihan serta semua perawatan pesawat sesuai dengan program perawatan.

“Hal ini tetap menjadi kesungguhan dalam setiap pelaksanaan operasional penerbangan, memastikan bahwa pesawat kondisi aman dan laik terbang serta untuk merencanakan dengan tepat persiapan penerbangan,” tandasnya.

(jpc/pojoksatu)