60 Persen Industri Terpukul Akibat Pandemi Covid-19

Virus corona. Ilustrasi. Foto : pixabay
Ilustrasi : Virus corona. Foto : pixabay

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sebanyak 60 persen sektor industri terpukul akibat pandemi global Covid-19.


Hal ini diungkapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Achmad Sigit Dwiwahjono dalam rapat bersama Komisi VI DPR via online, Selasa (28/4).

“Hampir semua sektor industri terdampak akibat penyebaran Covid-19, secara singkat 60 persen industri itu suffer (terpukul) dan 40 persen itu moderat atau masih ada permintaan,” katanya.


Dikatakan, sektor industri yang berdampak itu mengakibatkan beberapa masalah secara umum, seperti kontrak pembayaran yang tertunda dan ada juga yang mengalami pembatalan order dari beberapa industri.

Adapula yang omsetnya menurun akibat penjualan beberapa industri mengalami penurunan. Lalu, terkait PHK (pemutusan hubungan kerja) karena kapasitas dari produksi yang menurun.

“Harga bahan baku dan penolong yang naik karena asal negara impor yang terbatas aksesnya,” terangnya.

Lebih lanjut, Achmad menuturkan, hal ini perlu diberi perhatian lebih, khususnya yang mengalami dampak paling besar. Mulai dari industri semen, elektronika dan telematika, industri perdagangan roda empat dan dua, serta industri tekstil.

Adapun, untuk sektor industri yang memiliki permintaan yang masih tinggi adalah sektor alat pelindung diri, alat kesehatan dan ethanol, industri farmasi dan fitofarmaka serta industri makanan dan minuman.

(jpc/pojoksatu)