Rumahkan 450 Karyawan, KFC Bakal Pekerjakan Lagi setelah Corona Reda

Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Semakin masifnya wabah Covid-19 di Indonesia, PT Fast Food Indonesia (FAST) dikabarkan merumahkan sebanyak 450 karyawan restoran Kentucky Fried Chicken (KFC).

Koordinator Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia (SPBI) KFC Anthony Matondang mengatakan, pada 1 April lalu pihak KFC sudah merumahkan para karyawan yang bekerja di gerai.

Selain itu, para pekerja juga dipotong gajinya sebesar 30 sampai 50 persen.

“Selama dirumahkan, akan ada pemotongan 30 persen yang di bawah 3 juta dan 50 persen di atas 3 juta, kawan-kawan staf yang diperkerjakan Maret atau April, kedepannya otomatis dilakukan pemotongan,” terangnya.

Anthony Matondang menilai, pihak KFC sudah bertindak secara sepihak. Padahal, pemerintah telah menjamin perlindungan buruh melalui Surat Edaran Nomor M/3/HK.04/III/2020 tentang Perlindungan Pekerja/Buruh Dan Kelangsungan Usaha Dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19.

“Per tanggal 13 April sampai dengan batas waktu tidak ditentukan sekitar 450-an pekerja KFC dirumahkan tanpa kejelasan sampai kapan mereka akan masuk kembali,” paparnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur FAST Justinus Dalimin memberikan penjelasan.

Dikatakan, alasan karyawan dirumahkan karena memang gerai-gerai tersebut saat ini ditutup dan tidak beroperasi.

Penutupan gerai di dalam mal dilakukan untuk mengikuti peraturan daerah yang telah ditetapkan.

“Karena Covid-19 yang sedang terjadi di negara kita. Karyawan tersebut akan bekerja lagi kalau suasana telah pulih kembali,” tandasnya.

Browser anti blokir Kojop sudah bisa diunduh di Play Store, klik bit.ly/kojop

(jpc/pojoksatu)