Bantu Ekonomi Warga Terdampak Covid-19, Kemensos Salurkan 200 Ribu Paket Sembako di DKI

Kementerian Sosial menyalurkan bantuan 200 ribu paket sembako dan makanan.

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kementerian Sosial menyalurkan bantuan 200 ribu paket sembako dan makanan kepada keluarga Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid 19 bagi warga di DKI Jakarta.


Bantuan ini diberikan sebagai wujud perhatian dari Kementerian Sosial RI untuk membantu prekonomian warga yang krisis akibat dampak pandemi Covid-19.

“Data informasi terakhir bahwa kita akan siapkan 200 ribu nasi bungkus dan 200 ribu sembako yang akan kita salurkan, kita akan bagikan-bagikan ke semua keluarga khususnya pekerja-pekerja sektoral yang terdampak, kemudian juga masyarakat PDP yang kena, kemudian masyarakat secara umum yang memang kena krisis Covid-19 ini,” kata istri Mensos Grace Batubara di Jakarta, Selasa (7/4).


Grace Batubara menyebut, 200 ribu paket sembako dan makanan siap saji akan diberikan kepada masyarakat terdampak di 5 wilayah DKI.

Dalam pendistribusianya, Kemensos melibatkan pemerintah daerah sampai ke tingkat Rukun Tetangga (RT).

“Mekanisme pendistribusiannya kami bekerjasama dengan Kadinsos, Kelurahan, RT/RW sesuai dengan data- data yang nanti kami akan bagikan,” ungkapnya.

Dalam menyiapkan makanan siap saji, lanjutnya, Kemensos mengerahkan 70 Tagana DKI Jakarta yang sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan kesehatannya dan dinyatakan sehat dan negatif covid 19.

Mereka juga mengikuti protokol kesehatan dari Dinas Kesehatan, menggunakan masker, sarung tangan dan ABD serta melakukan Social Distancing.

“Tentunya kami tetap berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, semua pekerja sosial disini, Tagana sudah kami rapid tes, dan semua negatif dalam keadaan sehat,” jelas Grace.

Selain itu, pemberian bantuan ini berasal dari Kementerian Sosial yang bekerja sama dengan lembaga kemanusian, seperti Yayasan Yatim Mandiri, Rumah Zakat, RM. Garuda, dan dukungan PT Pos Indonesia.

Adapun setiap paket bantuan sembako tersebut berisi beras 5 kg, minyak goreng, sosis, mie instan, kopi bubuk, teh celup, sarden, sabun cuci tangan, garam, kecap, dan saos sambal.

Sementara untuk bantuan siap saji, Grace memastikan seluruh makanan telah memenuhi standar gizi dan kesehatan petugas tagana yang memasak bantuan tersebut.

“Tadi saya lihat dalam satu box berisi nasi, rendang daging, telur rebus, oseng kacang dan tempe, dan ada buah pisangnya,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Kementerian Sosial bersama dengan Dharma Wanita kementerian Sosial begitu juga dengan OASE Kabinet Indonesia Maju memberikan bantuan sosial (bansos) dengan menyediakan 6000 nasi bungkus dan 6000 sembako selama kurang lebih dua minggu ke depan.

“Mereka tersebar di 73 kelurahan yang dinyatakan sebagai Zona Merah,” tegas Grace.

Sementara itu, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Pepen Nazaruddin mengatakan sebanyak 1.500 Taruna Siaga Bencana (TAGANA) DKI terlibat membantu pemerintah propinsi DKI mengatasi penyebaran virus covid 19 (Corona).

Pepen Nazaruddin mengaku telah memerintahkan seluruh Tagana DKI untuk bergabung dengan satgas penanggulangan covid 19 kecamatan dan kelurahan.

“Sejak pertama virus ini ditemukan di Indonesia saya perintahkan seluruh Tagana termasuk DKI untuk berkoordinasi dengan dinas sosial guna membantu penanganan penyebaran virus ini,” katanya.

“Mereka (TAGANA) melakukan sosialisasi, penyemprotan disinfektan dan membantu penyediaan dapur umum. Tagana juga melakukan pengawasan kepada warga yang diduga terinfeksi atau Orang Dalam Pengawasan yang tinggal di rumah,” jelas Pepen.

Browser anti blokir Kojop sudah bisa diunduh di Play Store, klik bit.ly/kojop

(jpc/pojoksatu)