Kemenperin Realokasi Anggaran Rp 113,12 M untuk IKM

Agus Gumiwang Kartasasmita

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kementerian Perindustrian merancang berbagai strategi untuk menyelamatkan sektor perindustrian akibat pandemi corona.


Salah satunya, merealokasi sejumlah anggaran untuk membantu industri kecil dan menengah (IKM) sebesar Rp 113,12 miliar.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang melaporkan langkah-langkah tersebut saat rapat kerja virtual bersama Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Senin (6/4).

“Realokasi anggaran tersebut akan kami konsenterasikan untuk dunia usaha. Kami prioritaskan untuk industri kecil dan menengah (IKM),” ujarnya.


Agus menjelaskan, anggaran Rp 92 miliar atau 81 persen akan diberikan untuk IKM. Itu bukan angka yang besar mengingat total anggaran yang dimiliki Kemenperin Rp 2,9 triliun.

Angka tersebut juga lebih rendah jika dibandingkan dengan alokasi anggaran total Kemenperin pada 2019 yang Rp 3,5 triliun.

Kebijakan untuk meminimalkan dampak pandemi terhadap sektor industri kecil, menengah, dan aneka (IKMA) sudah tepat. Sebab, sektor itulah yang paling terdampak.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Gati Wibawaningsih menuturkan bahwa para pelaku IKM perlu didukung agar bisa memberikan hak-hak para pekerja mereka.

“Bunga yang ada di pinjaman lunak itu akan lebih rendah dari bunga KUR,” ucapnya.