Industri Penerbangan Terdampak Corona, Ini Kata Sri Mulyani

Menteri Keuangan Sri Mulyani
Menteri Keuangan Sri Mulyani

POJOKSATU.id, JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan tanggapan soal industri penerbangan turut terdampak wabah virus corona (Covid-19).


Diketahui, pertumbuhan perusahaan maskapai penerbangan bergantung dari sektor pariwisata yang saat ini mengalami tekanan.

Sri Mulyani menuturkan, pemerintah masih melakukan identifikasi terkait Indusri penerbangan yang kinerjanya terkena dampak Covid-19 tersebut.

Dikatakan, pemerintah ingin memastikan penurunan kinerja perusahaan penerbangan itu benar-benar karena virus corona dan bukan permasalahan di perusahaan.


“Kita identifikasi industri ini sakit sebelum Covid-19 apa enggak. Jangan dompleng sakit karena Covid-19. Kalau dari sananya sudah sakit, ya sudahlah. Jangan sampai membebani fokus kita untuk selamatkan ekonomi,” katanya.

Saat ini, pemerintah tengah fokus dalam menjaga perekonomian masyarakat. Sehingga sektor-sektor yang dinilai terdampak virus corona akan dibantu guna mendongkrak perekonomian.

“Kita lihat industri mana yang harus difokuskan. Kita tidak ingin moral hazard terjadi,” tutupnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Indonesia National Air Carrier Association (INACA) Denon Prawiratmadja menyatakan, beberapa maskapai telah memilih opsi menutup operasi dan melakukan PHK terhadap karyawannya. Hal ini imbas dari penurunan jumlah penumpang karena pandemi virus corona

Disebutkan, maskapai penerbangan juga sudah mengurangi frekuensi penerbangan mereka hingga 50 persen. Apabila penuntasan pandemi Covid-19 semakin tidak pasti, hal ini akan membuat industri penerbangan semakin terpuruk bahkan sebagian akan tidak beroperasi karena bangkrut.

Browser anti blokir Kojop sudah bisa diunduh di Play Store, klik bit.ly/kojop

(jpc/pojoksatu)