Penuhi Kebutuhan Warga, Produsen Gulaku dan Bulog Gelar Operasi Pasar

Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Dalam pemenuhan kebutuhan gula masyarakat, Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) menggandeng produsen Sugar Group Companies (SGC) – pemegang hak merek Gulaku.

Adapun kerja sama dilakukan dalam bentuk operasi pasar dalam rangka Gerakan Stabilisasi Pangan di 30 titik di wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Lampung.

Direktur SGC Irwan Ang mengatakan, ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga stabilitas ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat di tengah terbatasnya mobilitas imbas wabah Covid-19.

Disebutkan, di Jakarta, Banten, dan Lampung, Gulaku dibanderol sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang dipatok pemerintah yakni Rp 12.500 per kilogram (Kg).

Harga tersebut lebih rendah dari harga di pasaran yang menyentuh Rp 18.000 per Kg. Namun, pembelian untuk masing-masing konsumen dibatasi maksimal 2 Kg.

Pihaknya menjelaskan, pembatasan dilakukan demi menghindari praktik spekulan yang membeli dalam jumlah besar untuk dijual kembali dengan harga tinggi.

Untuk wilayah Jakarta dan Banten, operasi pasar digelar di 25 pasar dan Kantor Bulog Divre DKI Jakarta. Per harinya, disiapkan 10 ton gula.

Sedangkan untuk di Lampung, gula dengan harga terjangkau ini didistribusikan di 15 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung.

“SGC siap menambah pasokan jika 10 ton gula per hari itu masih kurang mencukupi kebutuhan,” ucapnya.

Persiapan dan stok juga dilakukan untuk puasa dan Lebaran tahun ini. Sehingga tidak terjadi kekurangan gula di pasaran terutama di hari-hari raya.

Browser anti blokir Kojop bisa diunduh di PlayStore, klik bit.ly/kojop

(jpc/pojoksatu)

Berita Terkini

100.000

Di mata Trump, bisa saja, yang mati itu memang hanya angka-angka.