Kemenparekraf Tunda Pemberian Insentif Bagi Turis Asing ke Indonesia

Ilustrasi. (foto : pixabay)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Mencegah wabah virus corona tidak makin meluas di Indonesia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memutuskan untuk menunda pemberian insentif dan promosi ke beberapa negara yang terdampak wabah virus tersebut.


Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio menjelaskan, keputusan ini merupakan bentuk peninjauan kembali terhadap rencana promosi dan insentif sektor pariwisata.

“Kita sudah putuskan untuk menunda promosi dan insentif mendatangkan wisatawan mancanegara di negara-negara yang saat ini terkena dampak virus corona seperti Korea Selatan, Jepang, Iran, Italia, dan lain-lain, dimana sudah dilakukan kepada Tiongkok sebelumnya,” katanya.


Wishnutama mengatakan, hal itu dilakukan untuk melindungi masyarakat Indonesia.

Bukan hanya itu, pemerintah juga terus melakukan upaya maksimal untuk mencegah agar jangan sampai titik awal penularan meluas menjadi sebuah wabah di dalam negeri.

“Hal ini tidak hanya untuk menjaga keselamatan dan kesehatan seluruh masyarakat Indonesia, tapi juga kondusivitas ekosistem pariwisata Indonesia secara menyeluruh,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa yang ditunda hanya untuk wisman. Untuk insentif yang lainnya tetap berjalan sesuai rencana.

“Enggak (semua), kita lihat efektivitas saja, kalau timing kan kapan tergantung dari kapan kebutuhan itu, kalau yang efektivitas dari penurunan pajak hotel dan restoran tetap kita lakukan. Kita bicara untuk masalah diskon sudah bicara dengan kemenhub, kemenpar, dan airlines jadi tetap dilakukan,” ucapnya.

Terkait diskon untuk para wisman, pihaknya masih melihat waktu yang tepat kapan bisa menerapkannya. “Kita fleksibel terhadap situasi dari permintaan dan situasi industrinya,” tandasnya.

(jpc/pojoksatu)