Claus Wamafma Ditunjuk Jadi Direktur Freeport, Ini Penjelasan Kementerian BUMN

Kantor Kementerian BUMN

POJOKSATU.id, JAKARTA – Claus Wamafma, putra asal Papua diangkat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menjadi direktur baru PT Freeport Indonesia.


Adapun penetapan direksi baru itu berlangsung di Gedung Kementerian BUMN pada 7 Februari 2020 yang lalu.

Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga menuturkan, Claus Wamafma sudah berkarier selama 20 tahun di Freepot.


Sebelum diangkat sebagai direktur baru, Claus Wamafma menjabat sebagai Senior Vice President Social Responsibility and Community Development PT Freeport Indonesia.

“Dia putra Papua yang sudah berkarier selama 20 tahun, dari bawah, dan diusulkan pemerintah mewakili Mind ID di Freeport Indonesia,” katanya.

Lebih lanjut, Arya Sinulingga menuturkan, masuknya putra Papua sebagai direktur di perusahaan itu menunjukkan bahwa sumber daya manusia (SDM) Papua juga mampu mengisi jabatan strategis di sebuah perusahaan.

“Pemerintah memang mendorong Freeport Indonesia untuk merekrut orang Papua. Namun penunjukan direksi dilakukan secara profesional, sesuai tugas yang diembannya,” paparnya.

Diketahui, jumlah pegawai PT Freeport Indonesia sebanyak 7.096 orang. Sebanyak 2.890 orang atau 40,7 persen merupakan orang Papua. Kemudian sebesar 57,2 persen merupakan nonPapua, dan sisanya ekspatriat.

Saat ini, jajaran manajemen PT Freeport Indonesia diduduki oleh Richard C Adkerson sebagai Presiden Komisaris, Orias Petrus Moedak sebagai Wakil Presiden Komisaris, dan Adrianto Machribie, A.M. Fachir, Hinsa Siburian, dan Kathleen Lynne Quirk sebagai komisaris.

Sementara jajaran direksi diduduki oleh Clayton Allen Wenas sebagai Presiden Direktur, Jenpino Ngabdi sebagai Wakil Presiden Direktur, dan Achmad Ardianto, Claus Wamafma, Mark Jerome Johnson, dan Robert Charles Schroeder sebagai direktur. (ant/jpnn/pojoksatu)