Sampah Plastik Diharapkan Bisa Jadi Sumber Baru PAD

ilustrasi
ilustrasi

POJOKSATU.id, PANGKALPINANG – Sampah plastik diwacanakan akan diolah dan menjadi pendapatan asli daerah (PAD) Pangkalpinang.


Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Pangkalpinang Kepulauan Bangka Belitung, Rosdiansyah Rasyid saat datang ke pameran Plastic & Rubber Indonesia 2019.

Untuk diketahui, Kota Pangkalpinang memproduksi sampah plastik hingga 800 kilogram sehari.

“Saya dateng kesini mau meninjau alat-alat pengolah plastik, jadi kita kepengen modelnya kayak begini (plastik diolah), jadi nanti ada hasilnya ke depannya, dari hasil ini kan otomatis buat PAD pemerintahan kita dan dijual ke UMKM,” terangnya.

Lebih lanjut, Rosdiansyah Rasyid mengatakan, pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk membeli mesin-mesin pengolahan plastik tersebut.

“Rata-rata satu mesin ini kan Rp 500 juta, paling-paling kita butuh Rp 2 miliar sampai Rp 3 miliar udah lengkap, dari pembersihan awal hingga pengolahan akhir. Akhir itu yang barang jadi, kayak berbentuk botol dan ember. Misalnya kita beli hanya satu mesin, kan cuma pembersihan aja, saya mau sampai finishing,” tuturnya.

Ditambahkan, dalam dua minggu terakhir ini, pihaknya akan segera menyelesaikan transaksi mesin-mesin tersebut.

Dirinya juga menyebutkan, daerahnya masih harus banyak belajar dari kota-kota lain dalam pengolahan sampah plastik, seperti Surabaya.

(jpc/pojoksatu)

Loading...