Pelaku UKM Didorong untuk Terapkan SNI

Ilustrasi

POJOKSATU.id, SURABAYA – Pelaku usaha kecil menengah (UKM) terus didorong untuk menerapkan standar nasional Indonesia (SNI).


Hal ini disampaikan Badan Standardisasi Nasional (BSN), yang kini membuka kantor layanan teknis (KLT) BSN di Surabaya.

Tujuannya, mempermudah masyarakat mendapatkan layanan standardisasi dan penilaian kesesuaian (SPK).

Dengan demikian, UKM di wilayah Jawa Timur (Jatim) yang mendapatkan sertifikasi SNI bisa meningkat.


Deputi Bidang Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian BSN Zakiyah menuturkan, pembetukan KLT di Surabaya merupakan tindak lanjut program pihaknya dalam meningkatkan SPK Jatim seiring dengan pencapaian hasil pembangungan yang memuaskan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) perekonomian Jatim tumbuh sebesar 5,5 persen.

“Selama dua dekade, Surabaya dan kota satelit di sekitarnya menjadi menopang ekonomi nasional dari sektor perdagangan dan jasa,” terangnya.

Diketahui, di Jatim sendiri pertumbuhan UKM dinilai semakin masif. Pemprov Jatim memdorong agar pelaku UMKM bisa menerapkan SNI terhadap produknya guna menembus pasar internasional.

Pesatnya jumlah UKM juga harus didorong oleh produk yang distandardisasi, pembiayaan yang disubsidi bunga murah, dan pasarnya yang didorong pemerintah melalui kantor dagang.

“Nah, kalau UKM sudah sangat berkembang pesat, ini berarti harus bisa jadi potensi ekonomi yang riil dan harus distandardisasi,” tandasnya.

(jpnn/pojoksatu)