Minat Belanja Naik, Toko Elektronik Pilih Ekspansi

industri elektronika
Ilustrasi/foto via JPNN

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ritel-ritel elektronik kompak melakukan ekspansi. Sebab, mereka optimis penjualan akan tumbuh.


Hal ini didasarkan pada penjualan produk tahun ini diprediksi akan lebih baik daripada tahun lalu karena minat beli konsumen kembali bergairah.

Presiden Direktur Hartono Roy Suprapto menargetkan pertumbuhan 10 persen sampai akhir tahun ini.

Untuk mewujudkannya, berbagai strategi pun diterapkan. Mulai promosi produk sampai pembukaan outlet baru.


Besok (8/7) Hartono bakal membuka superstore pertamanya di Jakarta. Luas toko super itu lebih dari 1.000 meter persegi.

“Tentu displai barang di superstore lebih lengkap karena space-nya sangat luas,” ujarnya.

Selain itu, Hartono akan fokus menggarap segmen dalam jaringan (daring) tahun ini.

Roy mengakui bahwa pertumbuhan penjualan elektronik melalui kanal digital kian positif meskipun kontribusinya masih kecil. Yakni, 8–9 persen.

“Kami akan agresif mengedukasi masyarakat tentang aplikasi MyHartono,” tuturnya. Mayoritas konsumen membeli produk home appliances lewat aplikasi yang ada sejak 2015 tersebut.

Sejauh ini, audio, video, dan home appliances masih mendominasi penjualan Hartono. Kontribusinya 55 persen dari total penjualan.

Selain Hartono, UFO dan Electronic City (EC) bakal menambah jumlah gerai tahun ini. “Tahun ini satu outlet di Jawa Tengah dan satu outlet lagi pada 2020 di Jatim,” jelas Direktur UFO Elektronik Poedji Harixon.

Terpisah, Sales General Manager EC Tri Agus Winarko menegaskan bahwa menambah outlet adalah strategi jitu untuk meningkatkan penjualan. Sampai sekarang, EC telah memiliki 58 toko di seluruh Indonesia.

“Sampai Desember nanti, kami membuka tiga hingga empat gerai baru lagi,” ucapnya. Lokasinya nanti berada di area Jabodetabek dan Indonesia Timur. Antara lain, Maluku, Ambon, atau Sorong.

(jpc/pojoksatu)