Pelumas Wajib Ber-SNI, Ini Kata Aspelindo

pelumas wajib sni
Ilustrasi/Foto JawaPos

POJOKSATU.id, JAKARTA – Seluruh produk pelumas yang beredar di Indonesia wajib memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).


Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 25 Tahun 2018 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia Pelumas Secara Wajib.

Adapun kebijakan tersebut mulai berlaku pada September 2019 mendatang.

Menanggapi hal ini, Asosiasi Pelumas Indonesia (Aspelindo) menjamin wajib SNI bagi seluruh produk Pelumas yang beredar di Indonesia tidak akan membuat harga jual produk naik.


Ketua Bidang Organisasi dan Pengembangan Aspelindo, ‎Andria Nusa mengatakan, perbedaan harga antara produk pelumas yang ber-SNI dan yang belum SNI sangat tipis, bahkan bisa dibilang tidak ada bedanya.

“Jadi kalau pun ada kenaikan biaya cost per liter enggak sampai Rp 100 per liter, bahkan di bawah Rp 50 perak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Andria menjelaskan, bagi perusahaan, jika dihitung biaya untuk SNI bahkan tidak sampai Rp 20 per liter. Sehingga, tidak akan berdampak pada harga jual produk pelumas milik anak usaha Pertamina tersebut.

Andria menekankan, bagi industri pelumas yang telah membangun pabriknya di Indonesia, kewajiban SNI ini tidak menjadi masalah. Aturan ini justru dinilai membuat kualitas produknya menjadi lebih terjamin.

(zul/pojoksatu)