Pertamina Siap Turunkan Harga Avtur

Pertamina
Ilustrasi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Harga avtur yang tinggi dianggap menjadi salah satu penyebab harga tiket pesawat melambung.


Karena itu, PT Pertamina siap menurunkan harga avtur.

Direktur Pemasaran Retail Pertamina Mas’ud Khamid mengatakan, keuangan perseroan tidak akan terganggu meski harga avtur menurun.


Menurut Mas’ud, keuntungan Pertamina masih bisa didapatkan dari sektor hulu seperti lifting minyak mentah.

Terlebih lagi, perseroan pelat merah itu juga melakukan efisiensi operasional untuk menekan biaya.

Sementara itu, Deputi Pertambangan Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno menjelaskan, harga avtur menurun sejak November silam.

“Jadi, harga avtur sangat kompetitif,” ujar Fajar. Dia menegaskan, harga avtur di Indonesia masuk dalam peringkat ketiga paling kompetitif di Asia Tenggara.

Di sisi lain, pemerintah bersedia mengkaji ulang kebijakan perpajakan avtur.

Hal itu menyusul keluhan pelaku usaha maskapai bahwa harga avtur yang dijual Pertamina lebih mahal 10–16 persen ketimbang yang dibeli maskapai ketika mengisi bahan bakar di luar negeri.

Di Indonesia, avtur hanya dijual Pertamina sehingga tak ada perusahaan pesaing lain dalam bisnis itu.

Penjualan avtur di Indonesia dikenai pajak pertambahan nilai (PPN) 10 persen plus pajak penghasilan (PPh) 0,3 persen untuk penerbangan domestik.

(vir/rin/lyn/wan/c7/oki/pojoksatu)