Rupiah Diklaim Bisa Menguat Tahun Ini

rupiah
Ilustrasi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Gubernur BI Perry Warjiyo menuturkan, tahun ini rupiah akan cenderung menguat.


Hal ini seiring dengan beralihnya investor pasar uang ke negara berkembang yang tercermin dari derasnya arus modal asing hingga awal tahun ini.

Diketahui, perdagangan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) saat ini tengah mengudara seiring dengan gejolak perekonomian global yang menghantam dolar Paman Sam.

“Mengenai nilai tukar, akan bergerak stabil dan cenderung menguat,” ujarnya, dilansir JawaPos.


Lebih lanjut, Perry menjelaskan ada empat indikator sebagai sentimen positif yang membuat mata uang Garuda akan stabil tahun ini.

Pertama, sentimen berasal dari AS yakni bank sentral The Fed akan menaikkan suku bunganya lebih rendah dari tahun lalu.

Pelaku pasar memperkirakan kenaikan Fed Fund Rate bakal naik paling tidak hanya sebanyak dua kali.

“Masih tidak pasti, tapi tingkat ketidakpastian insya Allah lebih rendah,” imbuhnya.

Kedua, para investor memandang Indonesia sebagai ladang investasi yang positif. Hal tersebut dapat dilihat dari arus modal yang masuk sebesar USD 12 miliar.

Ketiga, dari sisi fundamental ekonomi Indonesia yang kuat dan menjadi lebih baik lagi tahun ini. Hal tersebut tercermin dari perekonomian yang masih tumbuh, rendahnya inflasi, dan defisit neraca perdagangan yang akan lebih rendah.

Terakhir, mekanisme pasar valuta asing yang makin baik. “Itu yang membuat rupiah cenderung menguat,” paparnya.

(jpc/pojoksatu)