Pakai Elpiji, Nelayan Bisa Hemat Pengeluaran 62 Persen

Ilustrasi/Nelayan Foto : pixabay

POJOKSATU.id, SURABAYA – PT Pertamina (Persero) bersama Kementerian ESDM bakal memberikan paket converter kit kepada nelayan di Jawa Timur.


Hal ini sebagai upaya mendorong nelayan mengonversi bahan bakar kapal yang menggunakan bensin menjadi elpiji 3 kg.

Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina (Persero) Mas’ud Khamid menjelaskan, konversi itu sangat membantu nelayan dalam meminimalkan biaya operasional.

Sebagai contoh, bila nelayan menggunakan bahan bakar premium, kebutuhan bensin sekitar 7 liter per hari atau Rp 45.150. Nah, dengan pemakaian elpiji yang memiliki harga refill satu tabung Rp 17 ribu, pengeluaran nelayan dapat lebih hemat 62 persen.


“Satu tabung elpiji 3 kg biasanya dapat dihabiskan 2-3 hari penggunaan, bergantung dari jauhnya lokasi yang ditempuh,” terangnya.

Namun, terkait rencana pemberian paket converter kit ada kriteria yang harus dipenuhi nelayan untuk bisa menerima paket bantuan tersebut.

Salah satunya, nelayan harus mempunyai kapal berukuran kurang dari 5 gross tonnage (GT).

“Tahun ini pembagian paket converter kit di wilayah Pertamina MOR V sebanyak 6.740 unit,” tutur Mas’ud, dilansir JPNN.

Adapun perinciannya, Jawa Timur menerima 3.738 paket, Bali 1.081 paket, dan Nusa Tenggara Barat 1.921 paket.

“Jika diakumulasi, wilayah Jatim, Bali, dan Nusa Tenggara Barat mendapatkan 27 persen dari total 25 ribu paket yang didistribusikan tahun ini,” jelasnya.

Yang terbaru, Pertamina dan Kementerian ESDM membagikan 494 paket perdana converter kit kepada nelayan di Probolinggo.

(car/c14/fal/pojoksatu)