Penjualan Sepeda Motor Tak Terpengaruh Nilai Tukar Rupiah yang Melemah

Honda Mitra Jaya
Ilustrasi

POJOKSATU.id, SAMARINDA – Meski nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat, penjualan sepeda motor di Kalimantan Timur pada September 2018 lalu membaik.


Hal ini diungkapkan Marketing Manager Astra Honda Motors (AHM) Julius Armando.

Dikatakan, penjualan sepeda motor saat ini masih aman.

“Sejauh ini, yang sudah mengalami penyesuaian harga adalah tipe Honda Beat dan Scoopy. Namun, tidak terlalu signifikan. Produk lain sementara ini masih harga lama. Penjualan sementara masih aman. Karena kenaikan tidak besar,” katanya dilansir JPNN.


Sementara itu, Region Head Astra Honda Motor Balikpapan Darma Wijaya mengatakan, saat ini pihaknya justru terus menguatkan pangsa pasar.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menambah varian di kelas otomotif roda dua. Untuk pasar matik, pangsa Honda di Kaltimra mencapai 70 persen.

Di sisi lain, kelas motor sport mendominasi sebesar 60 persen. Di kelas bebek, Honda unggul dengan total 65 persen.

Adapun rata-rata penjualan per bulan sebanyak 1.300 unit di Balikpapan. Secara total, penjualan di seluruh wilayah kerjanya mencapai 3.800 unit.

Jumlah tersebut meningkat secara tahunan (year on year/yoy).

Sementara itu, Manager Marketing Frans Banjar Pandapotan Silalahi menuturkan pihaknya mencatat hal serupa.

Dikatakan, hingga bulan lalu, FIFGroup area Kaltim dan Kaltara mengklaim pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 70 persen dari periode yang sama tahun lalu.

(ctr/aji/ndu/k15/pojoksatu)