Ramadan, Permintaan Gula Diprediksi Meningkat

bahaya tusuk gigi
Ilustrasi

POJOKSATU.id, JEMBER – Selama Ramadan hingga Idul Fitri, permintaan gula diprediksi meningkat.


Namun tak perlu khawatir, pasalnya, ketersediaan gula pasir nasional dipastikan aman.

Hal ini diungkapkan General Manager PG Semboro Agus Setiono. Dikatakan, sejumlah pabrik milik PTPN XI sudah mulai giling tebu.

Sejumlah pabrik tersebut diyakini mampu menggiling sekitar 861.182 ton tebu dengan menghasilkan total 66 ribu ton gula.


Lebih lanjut, Agus Setiono menuturkan, pabrik yang dikelolanya memiliki kapasitas giling rata-rata 7 ribu ton tebu setiap hari.

Sehingga, diperkirakan selama 130 hari penggilingan tebu sudah bisa dituntaskan.

“Kami optimistis harga gula pasir bisa tetap stabil karena stok gula aman,” tuturnya.

“Kami dan petani tinggal berdoa, supaya iklim bisa bersahabat,” ujarnya.

Senada, Direktur Utama PTPN XI Gede Meivera Andjana Putra, saat mengunjungi PG Semboro, juga meyakini 2018 tahunnya rendemen tebu.

Bahkan, dia sangat meyakini, rendemen tebu di tahun ini rata-rata bisa tembus angka 8 persen ke atas.

Sedangkan Direktur Operasional PTPN XI Daniyanto mengatakan, pihaknya sudah memasang target giling tebu hingga 5 juta ton.

Angka tersebut naik 0,8 juta ton dibanding tahun lalu sebanyak 4,2 juta ton.

Semisal target giling 5 juta ton dan rendemen rata-rata sampai 8 persen, maka PTPN XI bakal mampu menyumbangkan tebu pasir sampai 400 ribu ton. Angka tersebut belum termasuk produksi gula dari pabrik di luar PTPN XI.

“Kami optimististis target bisa terpenuhi dengan baik,” katanya.

(jr/rul/ras/das/JPR/pojoksatu)