Penuhi Kebutuhan, Pemprov Jatim Impor 48 Ribu Ton Kedelai

Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Soekarwo.
Soekarwo.

POJOKSATU.id, SURABAYA – Untuk memenuhi kebutuhan, pemerintah Provinsi Jawa Timur berencana mengimpor 48 ribu ton kedelai dari Amerika Serikat.


Gubernur Jatim Soekarwo menuturkan, kebijakan impor ini dilakukan lantaran kondisi tanah yang tidak cocok. Sehingga untuk komoditi bawang putih dan kedelai masih impor.

“Masyarakatnya lebih memilih jagung daripada kedelai. Maka kami masih melakukan impor untuk komoditas ini,” ujar Soekarwo.


Dirinya melanjutkan, sebenarnya kondisi yang sama juga terjadi di AS.

Namun, di negara berjuluk Paman Sam tersebut ada subsidi dari pemerintah agar para petani tertarik menanam kedelai.

Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Setdaprov Jatim Fattah Jasin mengatakan, dua tahun belakangan ini Jatim selalu kekurangan pasokan kedelai.

Tercatat, pada 2017 produksi kedelai Jatim hanya di angka 342 ribu ton, sedangkan konsumsinya mencapai 448 ribu ton.

Ada kekurangan pasokan yang harus dipenuhi dengan impor dari Amerika Serikat sebesar 105 ribu ton.

“Tahun 2018 ini target produksi kedelai Jatim meningkat menjadi 399 ribu ton, angka konsumsi tetap 448 ribu ton. Kekurangan dipenuhi dengan impor kedelai 48 ribu ton. Sama masih dari Amerika Serikat,” kata Fattah.

(bae/hen/pojoksatu)