Industri Desain Interior Tumbuh Signifikan

interior
Ilustrasi/foto via JawaPos

POJOKSATU.id, SURABAYA – Industri desain interior setiap tahunnya mengalami pertumbuhan permintaan yang signifikan.


Hal ini diakui kalangan pelaku desain interior di Jawa Timur.

Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Jatim Niken Rarasrini menuturkan, salah satu pemicu utamanya adalah meningkatnya pertumbuhan di industri properti.

Kesadaran akan pentingnya desain interior bagi tempat tinggalnya juga menjadi faktor pendukung lainnya.


Disebutkan, saat ini rata-rata dari 10 klien yang membuat properti, baik rumah, apartemen, dan kantor, delapan di antaranya sudah memanfaatkan jasa desainer interior untuk penataan ruang dalamnya.

“Permintaan jasa desain interior semakin bagus sehingga prospeknya baik sekali. Apalagi, targetnya mengedukasi masyarakat untuk paham estetika lingkungan dalam bangunan,” terangnya.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan, permintaan jasa desain interior didominasi oleh proyek industri perumahan dan properti.

Sisanya, dikontribusi oleh proyek-proyek bangunan hotel, perkantoran atau sarana bisnis dan pusat perbelanjaan, dan sekedar merenovasi rumah.

“Secara nasional dari segi permintaan jasa desain, Jatim masih peringkat ketiga setelah DKI Jakarta dan Jawa Barat,” ujarnya.

Untuk tren, tahun ini yang diminati oleh masyarakat saat ini kembali pada bentukan atau gaya semi klasik. Alasanya, masyarakat saat ini sudah mulai jenuh dengan gaya minimalis.

Adapun saat ini, lanjut Niken, HDII memiliki sekitar 102 orang anggota desainer interior profesional. Dari jumlah tersebut, 90 persen di antaranya merupakan desainer lokal, dan sisanya dari mancanegara.

(sb/jpg/jay/JPR/pojoksatu)