Pemerintah Dorong Industri Mamin Jadi Pemasok di Pasar Global

Airlangga Hartarto terpilih jadi Ketua Umum Partai Golkar melalui rapat pleno. Foto via jawapos.com
Airlangga Hartarto. Foto via jawapos.com

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemerintah terus mendorong industri mamin agar menjadi pemasok di pasar global.


Sebab, pemerintah menilai industri mamin menjadi salah satu yang cepat mengadaptasi inovasi produksi.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menuturkan, potensi industri mamin di Indonesia bisa menjadi champion karena suplai user-nya banyak.


“Untuk itu, kuncinya di industri mamin adalah food innovation and security,” ujarnya.

Dengan ini, pihaknya meminta setiap perusahaan mamin diharapkan bisa menjadi pemasok global melalui dukungan pembentukan Indonesian Food Innovation Centre (IFIC).

IFIC didirikan GAPMMI, Business Innovation Center (BIC), serta Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization (CSIRO).

Kemenperin bertindak sebagai vocal point dalam IFIC yang merupakan salah satu hasil dari program Indonesia-Australia Comprehensive Partnership Agreement (IA-CEPA).

FIC sendiri mempunyai peran sebagai penghubung global antara industri mamin terhadap inovasi di bidang agro untuk mendukung ketahanan pangan. Sehingga, bisa meningkatkan nilai tambah.

Sementara itu, nilai ekspor produk mamin nasional pada 2017 meningkat di tengah persaingan global.

Capaiannya USD 11,5 miliar atau naik dibandingkan dengan 2016 yang berada di angka USD 10,43 miliar.

Sementara itu, laju pertumbuhan industri pada 2017 mencapai 9,23 persen. Angka tersebut jauh di atas pertumbuhan PDB nasional sebesar 5,07 persen.

(agf/c15/fal/pojoksatu)