Tahun Ini, Produk Elektronik Diprediksi Stagnan

industri elektronika
Ilustrasi/foto via JPNN

POJOKSATU.id, JAKARTA – Penjualan elektronik pada tahun ini diprediksi stagnan seperti tahun lalu.


Hal ini lantaran permintaan produk elektronik menjelang akhir triwulan pertama 2018 belum memenuhi harapan produsen dan peritel.

Presiden Direktur Hartono Elektronika Roy Suprapto mengungkapkan, mulai Januari 2018 hingga sekarang tidak ada pertumbuhan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Menurutnya, konsumen menahan diri untuk membeli barang elektronik.


“Kalau kami lihat, saat ini memang industri ritel di beberapa jenis barang utama seperti farmasi, fashion, sampai elektronik sedang mengalami perlambatan. Memang dari kondisi ekonomi belum begitu membaik,” tutur Roy.

Karena itu, pihaknya menargetkan pertumbuhan yang konservatif sampai akhir tahun ini. Yaitu di angka sepuluh persen.

Kontribusi terbesar Hartono hingga sekarang adalah produk audio video serta home appliances.

Dua kategori tersebut menyumbang 55 persen penjualan Hartono.

Untuk lebih menggenjot penjualan, pihaknya berencana menambah satu gerai di Jakarta. Itu sesuai dengan planning pada 2017.

”Kami akan realisasikan rencana tahun lalu, yaitu akan membuka satu gerai baru di Jakarta pada semester kedua tahun ini. Gerai itu akan menjadi gerai kesepuluh kami,” kata Roy.

Bukan hanya itu, Hartono juga akan berfokus menggarap segmen online.

Diakuinya, pertumbuhan penjualan elektronik melalui kanal digital memiliki tren positif.

Namun, kontribusinya masih kecil jika dibandingkan dengan penjualan melalui gerai, yaitu hanya 8–9 persen.

(car/c11/fal/pojoksatu)