Jatim Bidik Mesir untuk Negara Tujuan Ekspor Kopi

ilustrasi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sekretaris Eksekutif Gabungan Eksporter Kopi Indonesia (Gaeki) Jawa Timur Ichwan Nursidik menuturkan, nilai ekspor terus tumbuh, yaitu 26 persen.

Pada periode semester pertama tahun ini, nilai ekspor tumbuh dari USD 73,797 juta menjadi USD 92,712 juta jika dibandingkan dengan periode 2016.

Secara bulanan, ekspor kopi cenderung fluktuatif. Ekspor tertinggi terjadi pada Maret lalu yang mencapai 8.862 ton.

Kemudian, pada Juni, ekspor kopi turun menjadi 3.598 ton.


Begitu pula secara nilai tertinggi pada Maret lalu yang mencapai USD 22,183 juta.

Sementara itu, yang terendah terjadi pada Juni yang hanya USD 8,643 juta.

Selain ini, Ichwan menuturkan tahun ini pihaknya menjadikan Mesir sebagai negara tujuan utama ekspor.

Diakuinya, ranking negara tujuan utama ekspor Jatim telah bergeser signifikan.

Secara berurutan, negara tujuan utama adalah Mesir, Malaysia, Jepang, Italia, Georgia, Amerika Serikat, dan Jerman.