11 Investor Ambil Bagian Kembangkan Bandara Terbesar di Batam

bandara hang nadim diperluas
Bandara Hang Nadim Batam. Foto via JPNN

POJOKSATU.id, BATAM – Pelaksana Harian Direktur Hang Nadim, Dendi Gustinandar menyebutkan, ada 11 investor yang bersedia ambil bagian dalam tender pengembangan dan pengelolaan Bandara Internasional Hang Nadim.

Kesebelas investor antara lain Incheon dari Korea Selatan, GMR Group dari India, GVK Mumbai dari India, Mitsui dari Jepang.

Kemudian ada Vinci dari Prancis, Angkasa Pura II dari Indonesia, Regnum Resource dari Singapura, Zurich Airport dari Swiss dan Munich Airport dari Jerman.

“Dua lagi perusahaan konsorsium asal Cina dan satu dari grup perusahaan lokal Indonesia,” kata Dendi Gustinandar.


Pengembangan dan pengelolaan bandara terbesar di Batam itu perlu dilakukan mengingat tumbuh pesatnya wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus) di Batam.

Terkait para investor yang masuk, sebagian besar merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penerbangan.

Namun ada juga yang bergerak di bidang manufaktur seperti Matsui atau GVK yang bergerak di bidang komunikasi.

“Kesebelas investor ini telah mendapatkan penjelasan langsung dari BP Batam mengenai keuntungan yang diperoleh ketika mengembangkan bandar udara Hang Nadim Batam. Status tanah seluas 1.762 hektar jelas. Kami sudah mempersiapkannya agar bisa dikembangkan sesuai keinginan BP Batam,” kata Dendi.