Tarif Batas Atas-Bawah Diyakini Ciptakan Keseimbangan

Taksi online
Ilustrasi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Per 1 Juli 2017, pemerintah memberlakukan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 26 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaran Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

Dalam aturan tersebut terdapat tiga hal pokok yang terkait yaitu kuota, tarif batas atas dan batas bawah, serta STNK sudah ditetapkan.

“Kami sudah melakukan diskusi dengan seluruh pihak terkait. Pertama yang menyangkut kuota kendaraan, pemerintah daerah yang mengusulkan kebutuhkan kuotanya untuk kemudian ditetapkan oleh Dirjen Perhubungan Darat,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Hal pokok kedua yaitu tarif batas atas dan tarif bawah. Budi menjelaskan Kementerian Perhubungan bersama dengan pihak-pihak terkait sama-sama menghitung komponen baik biaya langsung maupun tidak langsung.


“Terkait tarif, kami berusaha membuat industri ini sehat dan bukan memikirkan hanya short term saja serta kami ingin para pengemudi mendapatkan harga dan nilai yang dibawa ke rumah dengan wajar karena apabila terlalu rendah, pengemudi yang akan jadi korban,” papar Budi.

Dengan tarif yang wajar, akan ada keseimbangan sehingga keberlangsungan operasional bisa terjaga dan kompetisi bisa terjadi dengan sehat.