PIKKI Minta Pemerintah Berpihak ke Industri Komponen Kapal

Kapal tug boat
ilustrasi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ketua Umum Perkumpulan Industri Komponen Kapal Indonesia (PIKKI), Eki Komarudin berharap kepada pemerintah agar juga berpihak kepada industri komponen kapal dalam negeri. Apalagi, tujuan pemerintah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

“Anggota PIKKI mayoritas IKM dan merupakan sektor padat karya. Jadi kami berperan menyediakan lapangan kerja dan mengurangi kemiskinan,” ujarnya di Jakarta, Kamis (16/2).

Disebutkan Eki, jumlah anggota PIKKI saat ini sekitar 60 unit usaha yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Seperti Batam, Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.

“Kami ikut mengambil peran dalam mewujudkan program pemerintah di industri perkapalan sekaligus menjadikan industri komponen kapal dalam negeri semakin kuat, mandiri, dan maju dan jadi tuan rumah di negeri sendiri,” paparnya.


Eki juga mengungkapkan, kualitas komponen kapal yang diproduksi dalam negeri tidak kalah bersaing dengan produk impor. Namun, diakuinya, harga komponen lokal saat ini sedikit lebih mahal karena keterbatasan bahan baku.

“Akan tetapi, apalah arti dari selisih harga sedikit tersebut, jika dibanding dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional khususnya industri komponen dalam negeri,” tuturnya.

Untuk itu, Eki juga berharap kepada pemerintah agar terus memberikan bantuan dan pembinaan terhadap pengembangan industri komponen kapal dalam negeri agar mampu berdaya saing global. “Percayalah, yang kami dapatkan dari APBN, pasti akan balik lagi melalui pajak-pajak yang kami bayarkan. Jadi ada take and give,” terangnya. (*/pojoksatu)