Keren.. Baju Renang Ini Serap Polusi Air Tanpa Merusak Kulit

Baju renang warna hitam. Foto nspf
Baju renang warna hitam. Foto nspf
Baju renang. Foto nspf
Baju renang. Foto nspf

POJOKSATU.id, CALIFORNIA – Sepasang suami istri asla California, Cengiz dan Mihri Ozkan, yang berprofesi sebagai ilmuwan menemukan temuan baru yakni baju renang yang mampu menyerap polusi air.

Sebagaimana dikutip dari National Geographic, Rabu (21/10/2015), baju renang ini dibuat dari bahan nano-sponge khusus. Bahan lembut dengan dasar sukrosa yang menolak air namun mampu menghisap kontaminan berbahaya dalam air.

Penemuan suami istri ini akhirnya memenangkan kompetisi teknologi internasional yang rencananya penemuan ini juga akan dipatenkan sebagai temuan Internasional di Roma, Italia.

Suami istri ini mengatakan bahwa tujuannya membuat baju renang ini adalah untuk mengurangi polusi air dan mengajak banyak orang turut serta dalam mejaga lingkungan.


“Agar di masa mendatang, setiap orang bisa ikut serta menjaga kebersihan laut meski hanya melalui kegiatan berolahraga (renang) atau sekedar liburan musim panas. Pakaian renang ini mampu membersihkan air selama penggunanya berenang,” jelas Cengiz Ozkan.

Ozkan menambahkan, baju renang ini juga terbuat dari bahan yang ramah lingkungan serta harganya yang terjangkau.

“Bahan (baju renang) ini terbuat dari sukrossa (gula), sehingga aman bagi lingkungan. Beratnya kurang dai 200 gram, harganya cukup terjangkau,” ujarnya.

Ozkan juga menyampaikan bahwa pakaian renang ini tak akan merusak kulit penggunanya meski pakaian renang ini mampu meresap polutan air.

“Segala macam kontaminan akan terkumpul di sponge dan terperangkap dalam arsitektur nanoporous dari sponge, sehingga tak akan menyentuh kulit penggunanya,” sambungnya.

(zul/pojoksatu)