Yaman Diserang, Harga Minyak Naik

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU.id, JAKARTA  РAkibat aksi serangan Arab Saudi dan sekutunya ke Yaman, harga minyak jenis Brent hari ini naik lebih dari 4% dan hampir menyentuh US$ 60/barel.

Reuters, Kamis (26/03), melaporkan harga minyak Brent sempat menyentuh angka US$ 59,78/barel. Sementara harga minyak jenis Light Crude sempat menyentuh posisi tertinggi di US$ 52,48/barel dalam perdagangan hari ini.

Ole Hansen, Head of Commodity Strategy di Saxo Bank, mengatakan serangan tersebut bisa mempengaruhi keamanan dalam pengiriman minyak dari Timur Tengah ke seluruh dunia.

“Risiko geopolitik seperti ini menjadi perhatian,” ujar Hansen.


Meski demikian, Hansen menilai sentimen akibat serangan Arab cs ke Yaman tidak akan bertahan lama. Saat ini pasokan minyak sedang berlebih karena negara-negara OPEC tidak menurunkan produksinya.

Para investor khawatir kemungkinan konflik ini bertahan cukup lama. Pasalnya, kelompok Houti yang diburu di Yaman, ditengarai disokong oleh Iran, rival utama Arab Saudi untuk memperebutkan pengaruh di Teluk.

Pengiriman minyak dari Arab Saudi ke wilayah Eropa terancam karena serangan ke Yaman. Untuk mengirim ke Eropa, harus melalui garis pantai Yaman dan kemudian menuju Terusan Suez. (hds/dnl/ril)