Ratusan Kilogram Daging Celeng Disita di Bandung

daging sapi
Daging sapi akan dipasarkan langsung ke rumah warga dan warteg
ilustrasi
ilustrasi

POJOKSATU – Sepasang suami istri pembuat dan penjual bakso daging celeng di Bandung, Jawa Barat, ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya yang berinisial T dan B itu disangka telah menipu konsumen dengan memproduksi bakso berbahan baku daging celeng.

Selain itu, polisi juha menyita 140 kilogram daging celeng, 40 kilogram daging sapi, 40 kilogram bakso siap jual, 1 kilogram borak, dan satu unit mesin pendingin di rumah tersangka.

Kepala Satuan Reskrim Polretabes Bandung, Ajun Komisaris Besar Polisi Mokhamad Ngajib bakso dan daging celeng itu dijual ke seluruh pasar tradisional di Kota Bandung. “Keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Ngajib, Jumat (13/2).

Kasus bakso berbahan daging celeng ini terbongkar pada Kamis (12/2). Petugas Polsek Buah Batu didampingi Satreskrim Polrestabes Bandung berhasil menciduk rumah tersangka yang juga dijadikan tempat pengolahan bakso. Alamat rumah tersangka di Jalan Cijawura Hilir, RT 07/10, Kelurahan Cijawura, Kecamatan Buahbatu.


Sebelum melakukan penggerebekan, kepolisian sempat mengintai rumah tersebut selama tiga hari.
Tersangka beralasan membuat bakso dengan bahan daging celeng tersebut lantaran bahan baku tersebut terbilang murah.

“Mereka menjual bakso celeng karena lebih murah. Satu kilogram daging celeng bisa dibeli dengan harga Rp30.000. Sedangkan untuk daging sapi satu kilogramnya berharga Rp 90.000 hingga Rp 100.000,” ujar Ngajib.

Atas perbuatannya, kedua tersangka disangkakan pasal 135 Undang-undang No 18 Tahun 2012 tentang Pangan, dengan ancaman kurungan penjara selama 5 tahun. (one)