Menteri Jokowi: Apalah Arti Mobil Nasional

thumb_561970_11431607022015_jokowi-proton
Presiden Jokowi menyaksikan mobil Proton saat melakukan kunjungan kerja ke Malaysia beberapa waktu lalu

POJOKSATU – Di tengah polemik Proton yang digandeng pemerintah untuk mengembangkan industri mobil nasional Indonesia, Menteri Perindustrian Saleh Husin justru mengeluarkan pernyataan kontroversial.

Saleh menyebut, mobil nasional tidak penting. “Apalah arti mobil nasional, yang penting kan ada komponen lokalnya. Dengan ada kandungan lokal tentu ada nilai tambah industri di daerah, bisa ciptakan lapangan kerja itu penting. Sekarang Daihatsu LCGC itu TKDN-nya sudah 86 persen,” tutur Saleh, Rabu (11/2/2015).

Keputusan pemerintah menggandeng produsen otomotif asal Malaysia mendapat penolakan dari dalam negeri. Presiden Jokowi telah menjadi bulan-bulanan karena dianggap salah langkah. Seharusnya, Jokowi mengembangkan mobil Esemka yang pernah dia populerkan ketika masih menjabat Walikota Solo.

“Pak Presiden Jokowi masih berutang janji untuk menjadikan produk mobil Esemka untuk menjadi program mobil nasional,”  tutur Walikota Solo Hadi Rudyatmo. Rudy adalah sahabat Jokowi yang juga wakilnya ketika Jokowi menjabat walikota Solo.


Pemerintah sendiri berupaya menepis kerja sama dengan Proton untuk mengembangkan industri mobil nasional di Indonesia. Namun, Proton tetap menggunakan istilah “mobil nasional Indonesia” dalam pernyataan tertulisnya.

Menteri Saleh menganggap hal itu wajar dan bagian dari upaya Proton untuk promosi. “Namanya juga usaha,” seloroh Menteri Saleh seperti dilansir Kompas.com, Rabu (11/2)

Menteri Saleh mengakui secara tidak langsung didekati Proton, tetapi pemerintah belum akan mengalokasikan anggaran negara untuk program itu. Sehingga, kerja sama Proton dengan Adiperkasa Citra Lestari milik AM Hendropriyono pun murni perjanjian antara pihak swasta.

Sebelumnya, Proton Malaysia mengumumkan telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Adiperkasa Citra Lestari (ACL). Dalam pengumuman resmi yang dicantumkan di situs resminya corporate.proton.com, dikatakan, kerja sama itu ialah untuk mengembangkan mobil nasional Indonesia. (one)