Pelindo III Tambah Alat Bongkar Muat Senilai Rp 1,66 M

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

POJOKSATU – Untuk meningkatkan pelayanan kegiatan bongkar muat, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III gencar melakukan investasi, khususnya menambah alat bongkar muat jenis ship grab di Pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap.

General Manajer Pelindo III Cabang Tanjung Intan Cilacap, Djumadi mengatakan pengadaan alat bongkar muat jenis ship grab sudah mulai beroperasi di Pelabuhan Tanjung Intan pada Januari tahun ini. Di mana kapasitas masing-masing ship grab mencapai 10 ton.

“Investasi ini didasari atas arus bongkar muat, khususnya komoditi curah kering yang terus meningkat. Nilai investasi yang dikeluarkan oleh Pelindo III untuk pengadaan keempat alat tersebut mencapai Rp 1,66 miliar,” tutur Djumadi dalam siaran persnya, Jumat (30/1).

Empat unit ship grab tersebut nantinya akan digunakan untuk mendukung kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Intan, terutama untuk meningkatkan produktivitas handling curah kering.


Adapun investasi Pelabuhan Tanjung Intan terbagi dalam empat tahapan. Pertama tahun 2014 pengembangan dilakukan dengan melaksanakan perbaikan struktur dan fender dermaga I, II, III, VI, dan Wijayapura. Pembuatan dua unit dolphin dermaga VI serta pengadaan ship grab kapasitas 10 ton.

Tahap II, tahun 2015 dengan pemasangan coating katodik protection pada tiang pancang baja di Dermaga Wijayapura, guna optimalisasi dan revitalisasi aset. “Tahap III tahun 2016-2017 yaitu pengerukan kolam pelabuhan, revitalisasi Dermaga IV dan penyambungan dengan dermaga III. Kemudian tahap IV tahun 2018 yaitu pengadaan dua unit RMGC (Rail Mounted Gantry Crane) di Dermaga 3,” paparnya.

Upaya-upaya tersebut, lanjut Djumadi diharapkan membantu kinerja dan produktivitas pelayanan bongkar muat dapat semakin meningkat. Sehingga Pelabuhan Tanjung Intan dapat semakin optimal dalam mendukung pembangunan perekonomian Provinsi Jawa Tengah. (chi/jpnn/lya)