13 Kawasan Industri bakal Dibangun

sip-industri

Pemerintah berencana membangun 13 kawasan industri di seluruh Indonesia. Terutama di luar Jawa dalam rangka pemerataan ekonomi. Diharapkan, pembangunan 13 kawasan industri itu bisa membantu mengurangi pengangguran di daerah-daerah.

Inspektur Jenderal Kementerian Perindustrian Syarif Hidayat menyatakan, pembangunan 13 kawasan industri tersebut akan sangat bermanfaat untuk mengembangkan perekonomian di daerah-daerah. ’’Setidaknya, banyak masyarakat yang akan bekerja di sana. Satu kawasan industri saja bisa menampung 5.000 pekerja,’’ ujarnya.

Dengan begitu, dia berharap pembangunan 13 kawasan industri itu secara total akan memberikan pekerjaan bagi 65.000 orang. Bahkan, jika perusahaan yang beroperasi termasuk industri padat karya, kebutuhan terhadap tenaga kerja akan lebih besar lagi. ’’Bergantung industrinya, kalau tekstil atau elektronik bisa lebih banyak,’’ tuturnya.


Setiap satu kawasan industri, kata dia, akan dibangun secara terintegrasi dengan segala fasilitas yang diperlukan industri. Itu akan mempermudah pengolahan bahan baku alam menjadi bahan baku jadi. ’’Tentunya, industri akan tumbuh kalau didukung dengan infrastruktur seperti jalan dan listrik,’’ ucapnya.

Pengembangan 13 kawasan industri tersebut, kata dia, dititikberatkan di luar Pulau Jawa. Hal itu bertujuan meratakan penyebaran kawasan industri dan memperkuat industri hilir. Dia berharap pembangunan 13 kawasan industri tersebut dapat berjalan lancar sepanjang 5–7 tahun ke depan. ’’Semuanya sudah disiapkan dari sekarang,’’ ungkapnya.

Terkait dengan kesiapan lahan, dia mengungkapkan bahwa setiap kawasan akan mempunyai luas minimal 50 hektare. Barang yang diproduksi juga akan difokuskan. ’’Untuk kawasan industri di Jawa, akan lebih banyak barang konsumsi. Sementara itu, di luar Jawa industrinya memproduksi barang setengah jadi (intermediate goods),’’ terangnya.

Fokus tersebut berdasar sejumlah kriteria. Antara lain, sumber daya alam setempat, komitmen pemerintah daerah, infrastruktur, tersedianya sumber daya energi dan sumber daya manusia, serta pasar yang membutuhkan. ’’Ini gagasan yang baik sehingga kawasan industri tidak hanya terpusat di Jawa, tetapi juga lebih banyak di daerah lain,’’ jelasnya. (wir/c20/tia/ps)