Waspada, Ada Aplikasi Sadap Telepon

Catharine Higginson bersama suaminya James
Catharine Higginson bersama suaminya James. Foto Mirror

POJOKSATU – Perkembangan teknologi semakin maju. Berbagai fitur dan aplikasi canggih memudahkan manusia berinteraksi antara satu sama lain. Terbaru, seorang ahli IT melahirkan sebuah aplikasi yang bisa menyadap telepon, SMS, email, dan semua komunikasi di ponsel.

Hebatnya, aplikasi tersebut tidak muncul di layar ponsel, sehingga pemegang handphone tidak mengetahui jika dirinya sedang disadap.

Kejadian ini dialami oleh seorang guru bernama Guru Catharine Higginson. Guru 45 tahun ini secara tidak sengaja mengetahui bahwa suaminya James (42) telah memasang aplikasi yang memungkinkan dia melacak gerakannya, membaca teks dan bahkan mendengarkan percakapan.

Meski merasa dimata-matai, Higginson, tidak berencana menceraikan suaminya, meskipun teman-temannya telah menyarankan agar segera menceraikan James. Sebaliknya, ibu dari tiga anak ini justru merasa tindakan suaminya merupakan bentuk perhatian dan kasih sayang agar dirinya tetap aman.


“Setelah 10 tahun menikah, saya selalu percaya bahwa kami tidak punya rahasia antara satu sama lain,” tutur Higginson, seperti dilansir Mirror, Rabu (21/1/2015).

“Tapi ketika mengetahui suami menyadap saya, itu benar-benar mengejutkan.”

“Tahun lalu saya mengajar di sebuah sekolah khusus di mana tidak ada jaringan ponsel, padahal saya butuh kode untuk transfer uang ke bank. Ketika aku sampai di rumah, aku meminta maaf kepada suami saya James yang langsung dijawab, “Oh, jangan khawatir tentang hal itu. Saya sudah melakukan transaksi.”

“Saya bingung, tapi dia kemudian mengatakan bisa melacak ponsel saya untuk cari kode dan melakukan transaksi.”

“Kata-kata suami membuat saya kadet dan menggigil. Tapi dia dengan tenang memberitahu saya bahwa¬† dia login jarak jauh dan membaca semua pesan teks di ponsel aya untuk menemukan kode dari bank,”

“Aku tidak habis fikir bagaimana Ia melakukannya. Saat itulah aku tercerahkan tentang dunia aplikasi pelacakan.”

“Aku benar-benar terkejut. Selama ini saya pikir James mempercayai saya. Tapi tindakannya itu membuat saya bertanya-tanya sudah berapa lama Ia memata-matai saya dan untuk apa dia melakukannya.”

Tindakan James menyiratkan bahwa dia suami penguntit dan menyeramkan. Tapi pandangan Higginson kemudian berubah. Higginson menyadari suaminya adalah seorang pengembang situs wiraswasta.

Menurut Higginson, suaminya memasang aplikasi pelacakan untuk semua telepon keluarganya, termasuk untuk anak-anaknya Daisy (19), Tilly (16), dan Max (12).

“Dia (James) memasang pelacakan, tapi aplikasi tidak muncul di layar telepon. Saya tidak tahu aplikasi apa namanya dan bagaimana dia melakukan dan mengaksesnya.”

Menurut Higginson, James memantau semua ponsel keluarga di layar komputer. Pembicaraan, pesan teks, dan data-data komunikasi di telepon bisa diketahui James.

“James dapat men-download teks dan mendengarkan percakapan saya dengan orang-orang di mana pun saya berada. Dia juga bisa melihat keberadaan saya ketika di luar rumah. (Mirror/one)