Hak Paten Mahal, Apple Gugat Ericsson

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU – Gugatan hak paten yang dilayangkan produsen gadget canggih asal California, Amerika Serikat, Apple ternyata tak hanya kepada produsen smartphone asal Korea Selatan, Samsung.

Apple kali ini menggugat Ericsson karena persoalan paten teknologi 4G. Permasalahan intinya bukan soal pelanggaran paten, tetapi soal biaya royalti yang dinilai Apple terlalu mahal.

Apple menganggap paten teknologi 4G buatan perusahaan asal Swedia itu bukan sesuatu yang mutlak harus digunakan dalam industri seluler. Paten tersebut tidak penting dan Ericsson meminta bayaran royalti yang terlalu tinggi.

Menurut pembuat iPhone, perhitungan pembayaran royalti yang dimaksud adalah persentase dari harga keseluruhan smartphone atau tablet. Royalti seharusnya dibayarkan dengan perhitungan berbeda. Royalti sebaiknya dihitung dari harga komponen prosesor yang membawa teknologi 4G tersebut.


“Kami bersedia membayarkan harga yang proporsional untuk hak paten dan standar teknologi penting yang digunakan dalam produk kami. Sayangnya kami tidak setuju dengan proporsi harga yang diterapkan Ericsson untuk patennya, jadi kami memilih cara terakhir melalui bantuan pengadilan,” jelas juru bicara Apple Kristin Huguet seperti dilansir dari Reuters, Jumat (16/1/2015).

Apple dan Ericsson punya perjanjian lisensi yang meliputi paten-paten penting yang sudah ditandatangani sejak 2008 lalu, ketika Apple pertama kali meluncurkan iPhone. (zul)