Wisata Kota Batu Rugi Besar, Dampak 16 Rute Penerbangan Dibekukan

foto: istimewa
foto: istimewa
foto: istimewa

POJOKSATU – Penutupan jalur penerbangan dari Surabaya langsung berimbas ke pariwisata Kota Batu, Jawa Timur. Akibat penutupan tersebut, wisatawan yang akan berkunjung ke kota wisata itu membatalkan kunjungannya karena terkendala akomodasi.

Batu Profesional Tourism Association (Bapta) sudah merasakan imbas dari penutupan jalur penerbangan tersebut. Asosiasi berbagai pelaku usaha wisata professional di Kota Batu tentunya ikut mengalami kerugian karena tamu tidak bisa datang ke kota wisata itu dan sekitarnya.

‘’Banyak wisatawan yang meng-cancel, karena akomodasi tidak tersedia akibat penutupan jalur penerbangan Surabaya. Hal ini tentu menjadi pukulan bagi pariwisata di Kota Batu dan sekitarnya,’’  kata Ketua Bapta Satriyo Budi Santoso seperti yang dilansir Malang Post (Grup Pojoksatu.id), Senin (12/1).

Menurutnya, ada 16 rute penerbangan dari Surabaya yang ditutup oleh Airnav Indonesia. Rute penerbangan itu antara lain Lion Air JT708 Surabaya-Makassar, JT597 Surabaya-Jakarta, JT886 Surabaya-Ambon, JT646 Surabaya-Lombok, JT887 Surabaya-Jakarta, JT882 Surabaya-Lombok, JT730 Surabaya-Balikpapan, dan JT990 Surabaya-Denpasar. Selebihnya anak usaha Lion Air, Wings Air, dilarang menerbangkan IW1817 Surabaya-Solo.


Demikian juga dengan Indonesia AirAsia mendapatkan larangan QZ7693 Surabaya-Jakarta, QZ7685 Surabaya-Jakarta, QZ7689 Surabaya-Jakarta, QZ7620 Surabaya-Denpasar, dan QZ7631 Surabaya-Denpasar. Sedangkan Trigana Air dilarang mengoperasikan penerbangan IL712 Surabaya-Pangkalan Bun dan Kalstar Aviation dilarang sementara melayani KD711 Surabaya-Sampit.

Bandara Internasional Juanda yang kurang lebih menampung 22 maskapai, dengan penerbangan langsung 27 rute domestik, dan 11 rute international ini menggambarkan banyak peluang bagi perkembangan Kota Surabaya dan sekitarnya, termasuk Kota Batu.

Selama ini wisatawan dari luar luar pulau datang ke Kota Batu menggunakan jasa penerbangan melalui Bandara Juanda. ‘’Setiap maskapai tersebut, rata-rata membawa wisatawan ke Kota Batu,’’ tegas dia.

Dia menjelaskan, penutupan penerbangan itu menjadi pukulan kedua bagi wisatawan, utamanya pengelola hotel. Sebelumnya, pengelola hotel ikut terpukul adanya kebijakan pegawai pemerintah dilarang melakukan kegiatan meeting di hotel. Padahal, kegiatan meeting itu bisa jadi pendapatan utama pihak hotel.

‘’Teman-teman dari travel agen dan Biro Perjalanan di Indonesia mulai mengeluh. Setelah adanya himbauan tentang perjalanan dinas lembaga negara yang tidak diperbolehkan dilaksanakan di hotel, sekarang berkurangnya kepercayaan masyarakat ke industri penerbangan. Akhirnya banyak grup meeting ataupun wisatawan swasta membatalkan rencana mereka. Semoga kondisi seperti ini tidak terlalu lama dan segera diselesaikan dengan win win solution,’’ pungkas dia.

Bapta sendiri juga ikut melakukan doa bersama atas musibah jatuhnya pesawat Air Asia QZ8501 jurusan Surabaya – Singapura. Doa bersama ditujukan agar pesawat dan jenazah segera bisa ditemukan, serta permasalahan penerbangan diselesaikan secara profesional sehingga tidak ada lagi kecelakaan. (feb/awa/jpnn)